Responsive Banner design

Rekreasi Kuburan



Saat itu malam sekitar jam 19.00 WIB dan saya berada di Mall Semanggi Jakarta. Kebetulan ada acara gathering kantor dimana sebelumnya kita mendapat kupon yang bisa digunakan makan malam di restaurant yang ada di Mall.

Ada yang mendapat kupon Hoka Bento, Burger dan lainnya sementara saya mendapat restaurant Solaria. Saya bersama tiga teman lainnya. Kita berempat berseragam kantor dan saat memasuki restaurant sempat terlihat di samping restaurant ada pameran property. Eh bukan sepenuhnya property namun pameran dan penjualan kavling kuburan. Hii ternyata penjualan kavling kuburanpun tidak kalah dengan penjualan rumah, ditawarkan di Mall besar.

Ini adalah penawaran kavling kuburan mewah dimana harga perkavlingnya mencapai ratusan juta rupiah, wah tidak kalah dengan harga rumah ya. Ternyata salah satu perusahaan property melakukan terobosan dengan mulai membangun kawasan kuburan mewah. Kira-kira bakal seperti apa ya nantinya bentuk kuburan tersebut, kita sulit membayangkan. Bila kita lihat di film barat sering ada adegan dengan latar belakang kuburan yang luas, bersih, mewah dan sama sekali tidak menampakan kesan seram mungkin bakal seperti itu.

Konon kuburan mewah dengan harga jual perkavling ratusan juta tersebut akan dibangun di kawasan Kerawang Timur. Kebetulan saya sering lewat daerah ini dimana ruas jalan tol Jakarta Cikampek terbentang dan memang masih banyak lahan kosong.

Beberapa tahun terakhir sektor property mengalami jatuh bangun. Namun harga rumah selalu menunjukkan kenaikan harga dengan angka dan persentase lumayan tinggi. Rupanya peluang ini digunakan salah satu pengembang membangun “rumah masa depan” yang mewah, bersih, nyaman dan keluarga bisa melakukan ritual dikuburan sekaligus rekreasi. Saya lupa mengambil brosurnya namun mustahilkah bila kawasan kuburan bakal dilengkapi dengan jajaran toko souvenir, foodcourt dan bahkan ATM misalnya.

Hmm fenomena apa ini ya, apakah globalisasi ekonomi yang semakin tanpa batas mulai menerabas norma kewajaran. Dalam benak banyak orang sebuah kuburan digambarkan tempat yang sunyi, sepi dan biasanya cenderung seram. Banyak penggambaran hantu-hantu muncul dari tempat yang namanya kuburan ini.

Kuburan masa kini bakal tidak kalah megah dengan pusat perbelanjaan misalnya. Suatu terobosan dari pemain property sekaligus suatu pergeseran nilai-nilai? Manakala keluarga datang ke kuburan layaknya untuk mendokan akan bergeser tujuannya menjadi rekreasi, belanja atau makan-makan.

Kita masih akan menunggu bentuk “Inovasi” apa yang akan ditampilkan arsitek usahawan property dalam “rumah masa depan” ini. Semoga tidak benar-benar kekhawatiran diatas dan norma-norma sosial masih dijujunjung tinggi. Bisnis hendaknya bukanlah segalanya.

Office Boy (OB)

sgieex

Office Girl kantor (OB) itu umurnya baru 23 tahun. Sebut saja namanya Rosa. Asalnya dari Cirebon, Jawa Barat. Rosa adalah pekerja yang rajin, tekun dan jarang mengeluh. Setiap hari jam 06.00 WIB pagi sudah tiba di kantor. Rosa memang tinggal di kos an dekat kantor. Tidak sampai 15 menit dari tempat kos ke kantor. Pulangnya dipastikan selalu diatas jam 20.00 WIB. Tentu saja seorang OB harus menunggu semua karyawan pulang terlebih dahulu baru bisa turut pulang.

“Pak saya pengin cerita boleh tidak” kata Rosa suatu sore ketika kita bertemu di Pantry. “Hmm boleh saja Rosa, memangnya cerita apaan sih” saya lihat sikapnya agak gugup. “Tapi ini cerita Pribadi pak dan Ros mohon maaf kalau kurang pantas”. « Silakan Rosa, kamu boleh cerita apa saja « kata saya. « Bapak tahu anggota security yang bernama Alam kan » saya mengangguk dan teringat baru tiga bulan kemarin Alam kehilangan istrinya karena sakit. Istrinya meninggal dunia setelah mengalami sakit dan mereka memiliki seorang anak berusia 6 tahun. “Anu pak, Alam mengutarakan bahwa tertarik kepada Rosa”. “Selama ini kan Bapak tahu Rosa belum pernah berhubungan dengan laki-laki dan Rosa bingung mesti curhat kemana kecuali kepada Bapak yang sudah saya anggap sebagai kakak/bapak saya”.

Wah rupanya hal ini ya, pantes saja Rosa terlihat panik dan gugup ternyata pengalaman seputar hubungan atau pacaran. Lebih rumit lagi laki-laki-nya adalah teman kantor, seorang Security berusia 32 tahun yang baru tiga bulan menduda dengan satu anak. “Nggak masalah Rosa, kamu bebas cerita apa saja dan saya juga selama ini menganggap kamu adik saya, karena kamu rajin, tekun, jarang mengeluh, dan hormat kepada semua orang”. “Lantas kenapa dengan rasa ketertarikan sang teman tadi, saya lihat dia cukup baik dan pendiam”. “Dia juga rajin bekerja dan cukup pantas menjadi calon kamu”.

Itulah Rosa, seorang gadis remaja yang bekerja sebagai OB di kantor. Layaknya gadis dari daerah Rosa berpenampilan lugu dan barangkali cukup menarik bagi lawan jenisnya dengan adanya ungkapan dari Security tadi. Saya kebetulan mengenal dengan baik kedua orang tadi baik Rosa maupun Alam. Dan meskipun baru ditinggal istrinya tiga bulan Alam sudah berani mengutarakan hatinya kepada Rosa. Hmm agak egois barangkali, namun mengingat Alam memiliki anak kecil mungkin niatnya memang segera mencari pengganti ibu bagi sang anak.

Dan obrolan seputar Alam menjadi menu rutin manakala disaat istirahat Rosa bertemu saya. « Pak Rosa beranikan menanyakan kepada Alam, kenapa kamu baru ditinggal istri belum lama sudah mengutarakan hati ke saya ». Kata Rosa suatu ketika. “Apa jawabnya Rosa?” kataku. “Katanya dia tidak buru-buru kok, hanya mengutarakan keinginannya saja dan sanggup menunggu setahun dua tahun”. “Lha sikapmu bagaimana Rosa” saya lihat sorot mata Rosa ragu-ragu. “Hm Rosa belum pernah berhubungan dengan laki-laki pak, jadi Rosa belum tahu”.

Begitulah waktu berjalan sekitar 6 bulan sejak obrolan pertama dan dari obrolan singkat berikutnya saya tahu Rosa akhirnya bersedia nantinya mendampingi Alam namun minta waktu sampai siap.

Suatu siang kita ketemu kembali di Pantry. Kebetulan aku sedang makan siang nasi dengan lauk sambal dan ikan bakar. Saya tidak terlalu memperhatikan Rosa belakangan ini karena kesibukan pekerjaan. Saya ingat seminggu sebelumnya Rosa diajak wisata teman kantor ke Anyer namun menolak dengan alasan orang tuanya berkunjung ke kosnya.

“Rosa bagaimana hubungan dengan si teman”- kita selalu menggunakan kata teman untuk menyebut Alam. Rosa tidak langsung menjawab namun seperti tercekat dan perlahan matanya berkaca. Saya kaget dan dengan serius menatap wajahnya. “Ada apa Rosa?” “Begini pak” ujarnya lemas “ Alam memutuskan secara sepihak justru menjelang tukar cincin”. Blarr aku agak kaget dengan ungkapan Ros, perasaan sedih, kasihan, cemas bercampur aduk. “Apa maksudmu Rosa, apakah dia menjelaskan alasan kenapa berlaku demikian”.

Dengan raut wajah kasihan dan memelas Rosa menjelaskan “Pak dia akhirnya melamar Rosa dan sudah menyerahkan seperangkat peralatan tukar cincin”. “ Rosa bahagia Pak dan langsung menerima. Rosa beritahu orang tua di Cirebon” Menjelang hari seserahan tidak tahu kenapa Alam memutuskan begitu saja. Rosa begitu kaget dan mencari tahu kenapa. Dia hanya diam saja dan mengatakan kalau Rosa belum dewasa-lah dan belum bisa mengurus diri sendiri. Rosa tidak terima alasan itu dan terus cari tahu dan belakangan mendengar dia bertemu pacar lamanya. Rosa pusing pak, sudah mendatangkan orang tua dari kampung nggak tahunya begini hasilnya, enak saja dia memutuskan hubungan. Untunglah orang tua Rosa bijak dan dengan lembut menasihati Rosa untuk selalu sabar. Begitulah pak, seminggu terakhir Rosa bagaikan gila dan begitu sakit hati dengan kejadian itu”.

“Hmm Rosa, saya kira kejadian ini ada hikmahnya” kata saya pelan. “Saya pikir lebih baik Rosa putus disaat Rosa masih gadis, ketimbang nanti sudah menikah Rosa punya anak kemudian cerai misalnya”. Status Rosa menjadi janda kan, berbeda bila saat ini ibarat hanyalah putus cinta biasa kan. Memang sakit namun ini memberikan pelajaran yang berharga. Kata orang tua dulu sih sebelum benar-benar menikah bukan suatu hal aneh pasangan putus hubungan. Bahkan setelah tukar cincin sekalipun ada juga yang mengalami putus. Justru setelah tukar cincin itu merupakan masa kedua pihak memikirkan hubungan secara matang sebelum menginjak pernikahan.” Saya mencoba menghibur.

“Rosa sudah ikhlas pak hari ini, perangkat tukar cincin Rosa sudah kembalikan namun seminggu ini Rosa bagaikan gelap dan sangat pusing dengan kejadian itu”. Rosa akan berhati-hati untuk kedepan menjalin hubungan dengan laki-laki. Permisi pak Rosa mau melanjutkan pekerjaan” dan diapun keluar pantry dengan langkah berat.

Analisis otomotif "new corolla 2008"



Desain corolla 2008 adalah pertaruhan manakala new civic sudah lebih dulu merelease model dengan totally new engine dan bodi. Civic sengaja mendesain total mesin dan bodinya untuk mendapat kompromi terbaik performance dan efisiensi. Desain bodi-pun mendapat rombakan total dan lahirlah the real new civic.

Sepanjang 2007 praktis civic melenggang sendirian manakala corolla altis hanya mampu membuat face lift kecil2an. Bukan rahasia lagi bahwa civic merupakan seteru utama nan abadi dari corolla. Corolla adalah salah satu motor dan jiwa Toyota dan bila gagal maka akan berdampak sangat serius bagi market Toyota bahkan secara global. Dari puluhan modelnya pabrik Toyota membuat corolla lebih banyak dari model apapun. Bahkan setiap 6 mobil yang diproduksi Toyota 1 diantaranya adalah corolla. Kenapa altis yang direlease pertama tahun 2001 sampai 2008 masih belum mengalami rombakan yang berarti. Cycle desain jepang yang biasanya setiap 4 tahun nampak kurang berlaku di altis, kenapa karena Toyota menganggap desain corolla lebih menentukan ketimbang model lainnya. Namun pabrik adalah pabrik, mereka tetap memiliki pertimbangan utama efisiensi meskipun ragam inovasinya begitu melimpah. Akhirnya corolla totally new desain keluar juga namun nampak tidak terlampau jauh dari model new Vios dan new camry. Bahkan terlihat model new corolla pada dasarnya hanyalah model tengah antara Vios dan Camry. Hanya kapan bakal di rakit di astra kerrawang masih belum ada kepastian,,,,,, Kalau melihat modelnya nampaknya lebih kental desain Eropa-nya. Belum lupa Toyota memperbaruhi beberapa modelnya seperti Yaris, Verso dan barangkali Camry (meskipun ini mobil suksesnya di Amerika). Entah kenapa New Corolla keluar juga, di Detroit Motor Show (Amerika) dengan model kompromi antara Yaris, Vios dan Camry. TAM harus belajar ketika Camry sukses mengungguli Accord di Amrik, model yang sama dimasukkan ke Indonesia dan hasilnya adalah NGGAK LAKU. Coba lihat Camry tahun 1999 dengan lampu sipit di buritan ternyata hanya laku satu dua biji, jauh dibawah Accord. Dan meskipun desain buritan dirubah dan lampu dibuat dinamis ternyata tidak banyak menolong. Akhirnya dibuatlah desain Camry (2002) dan diperbarui total new Camry di 2007 (seperti kendaraan dinas menteri) dan nampaknya mulai diterima pasar Indonesia. Nah kalau diskusi ini dibaca oleh TAM (he he GR ya), maka Corolla desain Detroit jangan serta merta masuk ke Indonesia dulu namun carilah selera pasar Indonesia seperti apa. New Vios dirombak total dengan meniru model new Camry, namun belum bisa disimpulkan sukses. Kalau New City nampaknya terbilang sukses karena data penjualan mengatakan demikian dan kita tidak sulit melihat kanan kiri kita berkeliaran new City ini. New Civic memang belum sepenuhnya sukses, namun masa edarnya juga baru tahun ini setelah sebelumnya model Civic VTI yang bersaing ketat dengan Altis. Nah new Corolla 2007 bisa saja masuk Indonesia dengan catatan new Vios sukses, karena modelnya mirip-mirip. Tapi mengukur kesuksesan Vios agak bias karena dijual sebagai taxi juga. Peta persaingan abadi barangkali bisa kita lihat sebagai berikut Corolla DX – Civic Excelent, Corolla Salon – Civic Wonder, Corolla Twincam – Civic Grand, Great – Genio, All new – Ferio, Altis – VTI, Altis face lift – New Civic,,,,,dan selalu Honda unggul di kenyamanan dan performance sementara Toyota unggul di reliability dan kehandalan. Untuk depresiasi keduanya 11, 12 lah, beda tipis. Toyota Tokyo boleh jadi tidak melihat pasar Indonesia sebagai salah satu pasar penting mereka. Asalkan di Amerika-Eropa Corolla bisa unggul atas Civic ya sudah model tersebut yang akan disebar ke sisa Negara lainnya. Hanya kita belum mendengar apakah memang Corolla saat ini bisa dibilang unggul atas Civic. Sebagaimana release dari Toyota grup bahwa saat ini jumlah akumulasi global corolla menuju 30 juta !! sementara jumlah terjual corolla di tanah air dari tahun 1970-an sampai hari ini hanya sekitar 160 ribuan atau sekitar 0,5% saja. Kalau kita lihat penjualan corolla di Amrik per tahun angkanya sekitar 300rb dan merupakan salah satu sedan entry level terlaris. Juga merupakan mobil yang paling diincar para pencuri. Pada saat sama kita juga tahu belaka bahwa Civic merupakan model terfavorit untuk segmen muda dan ajang sport/race jalanan. Mayoritas mobil yang dimodif untuk tujuan sport adalah Honda dan salah satunya Civic. Dan dari catatan di majalah Caranddriver umumnya penjualan Civic selalu kejar mengejar dengan Corolla. Tidak usah jauh-jauh di tanah airpun mobil yang paling banyak dimodif baik mesin ataupun bodi adalah Honda, karena modelnya yang sporti. Namun bicara desain orang belum lupa bahwa Lexus- anak perusahaan toyota merupakan desain yang tidak saja 3 dimensi namun boleh dibilang 4 dimensi. Sebuah lexus adalah hasil dari desain extra rumit. Juga bicara desain ada beberapa model toyota yang jauh lebih sporti dan extrem dari Honda semisal Toyota Celica, MRS, Supra, Camry Solara dan yang terakhir model hybrid Prius.

Kembali kepada corolla 2008 desainnya sebenarnya bisa jadi lebih sulit dari new Civic. Kontur garis bodinya lebih rumit dan dinamis. Kalau diamati perang model-desain Toyota-Lexus versus Honda-Acura memang begitu ketat. Namun dari literatur yang ada ternyata desain Toyota-Lexus dianggap lebih rumit ketimbang Honda-Acura. Ingat saat ini Lexus merupakan brand premium yang sejajar dengan Mercy/BMW/Jaguar/Lincoln sementara Acura masih dianggap satu level di bawahnya. Perkiraannya paling telat akhir 2008 new corolla sudah harus hadir di Indonesia guna menggantikan altis yang sudah dipasarkan penuh secara 8 tahun (2 cycle desain). Masih ingat juga kan tahun 2001 toyota menggulirkan altis dengan tagline « break into style » atau pendobrak kemapanan. Beberapa bulan pertama banyak orang menilai altis culun, tinggi dan aneh. Namun coba hari ini bagaimana orang melihat altis,,,,,ternyata hmmm modelnya oke juga yaa,,, Majalah Amrik umumnya memuji hebatnya otomotif Jepang dalam merakit produknya. Sering ulasannya menyebutkan Toyota menjahit dan merakit produknya dengan begitu presisi dan rapi. Mulai dari era Camry (global) dan Innova (dalam negeri) Toyota telah menerapkan perakitan apa yang disebut GOA (Global Outstanding Assessment). Jadi perakitan sebuah Camry atau corolla benar-benar mensinergikan antara chasis dan plat bodinya. Kita lihat bahwa plat Innova tidak lebih tebal dari kapsul (di bawah 1 mm), namun dengan teknik GOA Innova terlihat memiliki plat yang tebal dan aerodinamis. Padahal kalau kita tekan sedikit saja platnya bakal mlesek, namun lentur dan akan kembali semula. Corolla dan Toyota pada umumnya unggul dalam sisi kensenyapan kabin. Kabin begitu senyap karena teknik perakitan sudah mencapai kesempurnaan. Tidak salah JD Power - sebuah konsultan mutu dari Amrik selalu menempatkan Toyota sebagai pembuat mobil dengan reliability terbaik. Bahkan pabrikan Amrik latah meniru teknik pabrikan Jepang dalam merakit mobilnya. Toyota Way, Kaizen dan lain-lain menjadi acuan pemerhati otomotif. Bukunya banyak dicetak dan dipasarkan ke seluruh dunia. Parameternya sangat jelas, Toyota menjadi pabrikan terkaya dengan pendapatan puluhan milyar dollar pertahun. Toyota F-1 pun dikenal sebagai peserta F-1 terkaya dan mampu melkukan RD dengan budget unlimited. Bicara Toyota, ada sebuah kejadian nyata ditanah air. Sebuah jeep CJ-7 dipasang mesin Toyota Supra. Apa yang terjadi, garden CJ-7 jebol tidak kuat menahan tenaga Supra. Akhirnya kaki-kaki Supra sekalian dipasangkan di jeep CJ, barulah jadi jeep dengan akselerasi racing. Artinya apa, sebuah kaki-kaki sedan sport ternyata melebihi kekuatan kaki-kaki jeep sekalipun. Kembali kepada fenomena corolla bahwa Toyota menciptakan subuah produk dengan akomodasi yang kompromi. Katakanlah bisa saja dibuat sedan yang sempurna dan seterusnya, namun hasilnya adalah harga jual yang mahal. Dengan segala keunggulannya (saat ini toyota bisa membuat desain mobil sampai initial product hanya dalam 3 bulan,- yang pabrikan Amrik/Eropa sekalipun belum mampu), kita melihat corolla tentu dibangun dengan kompromi terbaik, trust them. Dan kita akan melihat tahun 2008 adalah kembali debut persaingan ketat entry level (1800-2000 CC- meski bila di Indonesia ini sudah mid level) antara new Civic dan new Corolla dengan perkiraan harga jual di bawah 300 juta.

Anak Kucing Malang





Pagi itu jam 07.00 saya bangun. Saya melihat ke luar jendela hari telah cerah pertandan matahari menampakan dirinya. Ke luar kamar tidur saya mengenakan celana pendek coklat dan kaos hitam lusuh. Rambut saya yang panjang dan kaku berbentuk tidak karuan karena tidur saya yang nikmat.

Saya lihat bayi saya yang berumur 15 bulan masih nyenyak tidur dengan posisi tidur 180 derajat dan sedang ngeyot susunya. Bayi kami biasa dalam semalam ngeyot susu 3 sampai 4 kali. Dari dapur terdengar dentingan alat masak pertanda istri sedang melakukan kegiatan masak memasak. Pagi ini kami berencana pergi ke pantai Anyer yang berada di pesisir utara barat pula jawa. Jarak rumah ke Anyer cukup jauh yakni sekitar 160 kilometer sehingga kami berniat berangkat agak pagi meskipun jadwal check ini masih jam 13.00 WIB. Saya coba ke dapur dan melihat persiapan belum selesai. Kembali ke ruang tengah sambil melirik jam sudah jam 07.30. Kegiatan rutin tiap pagi segera saya lakukan yakni mengambil Koran dan terus ke kamar mandi, membaca sambil tugas rutin he he. Jam sudah mendekati pukul 08 ketika saya berikutnya ke halaman depan melakukan check kendaraan, mesin, air dan lainnya karena bakal jalan jauh. Si bayi masih tertidur pulas sambil mulutnya ngenyot dot susu ketika saya memanaskan mesin mobil. Semalem saya sudah memenuhi tangki bensin hingga nanti tinggal jalan dan amsuk tol. Singkat cerita persiapan selesai, bayi sudah dimandikan, perlengkapan sudah ditata rapi di mobil kamipun bersiap. Sayang sekali jalan-jalan kali ini tanpa anak sulung karena masuk sekolah kegiatan karate dan baru pulang jam 11.30 siang. Bilapun si anak mau bisa saja dimintakan ijin dan ikut jalan, namun si sulung males dan lebih memilih karate dan pulangnya pengin ke warnet sama temennya. Bremm kendaraanpun jalan menuju pintu keluar komplek perumahan persis jam 09.00 pagi. Eit baru dapet 300-an meter terlupa hanphone tadi dicharger karena tadi pagi baterei tinggal seperempat powernya. Berhubung belum jauh brem kami mundurkan kendaraan dan terika ke orang rumah minta diambilkan handphone. Kali kedua brem kendaraan pun dipacu karena waktu kian siang. Sempat berasa ada glethak di roda namun halus dan saya berpikir hanya ranting bekas mainan anak-anak tetangga. Tidak berapa lama kendaraan sudah berada di jalan tol. Tidak biasanya baru mencapai tol bekasi barat terjadi kemacetan panjang. Wah ada apa nih, saya berpikir biasanya terjadi sesuatu mengingat hari sabtu biasanya lancar karena banyak karyawan libur. Benar dugaan saya selang 10-an menit terjawab kemacetan tadi dan sebuah truk terguling di tengah tol. Kebiasaan pengendara kendaraan bila ada kecelakaan bukannya segera lewat justru memelankan dan melihat. Selepas antrian segera kendaraan dipacu kencang menuju tujuan. Jarak 160 kilometer ditempuh dalam waktu 2,5 jam dengan kondisi jalanan relative lancer. Memang banyak truk dan trailer berjalan lambat serta penyempitan jalan tol karena perbaikan namun setiap ada kesempatan kendaraan tetap dipacu maksimal. Sampai anyer kitapun bertemu dengan rekan yang sudah dating lebih dahulu. Ada dua keluarga dating sebelum kami, mereka dating lengkap dengan keluarga dan pakaian santai. Dua hari satu malam berlalu dan acara berjalan lancar. Minggu siangnya kami kembali pulang dan sesampai di rumah diteruskan istirahat. Sore jam 05-an bangun dan setelah sembahyang saya keluar dan bermaksud mencuci kendaraan yang cukup kotor setelah perjalanan jauh. Selesai mencuci kendaraan jam 05.30 saya disapa kucing kampung yang kita piara. Kami memiliki seekor kucing anggoran ditempatkan dikandang ukuran 2 x 1 meter dan setiap hari seekor kucing betina dating dan tidur di dekatnya. Anggora kami sejak umur tiga bulan sudah disuntik dan dikebiri oleh dokter hewan yang biasa mengurus berbagai hewan piaraan seperti kucing dan anjing. Tidak biasanya kucing betina tadi mengerang seperti orang menangis pilu. Saya agak kagaet dan tersadar bahwa si betina tadi sendiri dan tanpa anaknya. Bulan puasa kemarin betina itu beranak jumlahnya 4 ekor anak kucing lucu berbulu putih. Kelima kucing ditambah satu piaraan kami biasa tidur di halaman depan dan kami beri makan setiap hari. Kembali dari lebaran empat hari setelah hari raya kami dikagetkan dengan hilangnya tiga anak kucing. Tinggal seekor anak kucing yang terus disusui induknya. Induknya sedikit terhibur meskipun sisa anaknya tinggal satu. Tidak jelas siapa yang mengambil ketiga anak kucing tersebut ketika kami pulang kampung selama 1 minggu. Rupanya dan saya baru nyadar bahwa anak kucing itu terlindas roda kendaraan saat berangkat dan mengambil handphone yang tertinggal, cerita saudara saya. Saudara kami yang menjaga rumah memberitahu hal tersebut dan mengatakan tanpa tahu menahu ketika kendaraan jalan bayi kucing itu sudah mati terlindas ban kendaraan. Sebelumnya, setiap hari anak kcuing itu memang suka ngumpet di mesin mobil karena hangat. Saya selalu sempatkan membuka kap mesin setiap pagi agar anak kucing itu pergi dulu baru stater kendaraan. Mencuci mobilpun saya hentikan dan saya begitu sedih dan merasa sangat kehilangan. Saya begitu menyukai hewan ini. Berbagai tingkahnya yang lucu setiap harinya saya perhatikan dan saya dengan senang hati selalu memberi makan. Pantas induknya bagaikan merintih pedih kehilangan bayi terakhirnya. Semuanya karena ulah saya. Meskipun tentu saja saya tidak tahu sama sekali saat kendaraan berhenti anak kucing tadi ngumpet di kolong. Ini tidak biasanya karena mendengar mesin bunyi biasanya sudah langsung lari. Kemarin saat menunggu diambilkan handphone mesin mobil terus hidup. Siapa menyangka bayi kucing tadi berada di bawah kendaraan. Saudara sempat saya marahi karena jasad bayi kucing malah ditaruh di bak sampah, kenapa tidak dikuburkan kata saya. Ia menjelaskan bahwa rencananya akan mengubur di lahan samping perumahan. Tanpa pikir panjang saya ambil jasad bayi kucing yang sudah mengembang dan mulai membusuk karena malam tadi kebetulan hujan lebat. Saya kuburkan di taman depan rumah disamping pot bunga. Saya petik dua untai bunga kantil di salah satu pot dan ditaruh dikuburan sang bayi kucing. Sampai empat hari berselang sang induk kucing terus melolong sedih ditinggal keempat anaknya. Saya tidak tahu bagaimana menjelaskan bahwa bayi terakhirnya mati terlindas roda.

Peterpan

tlycmf

Semula saat itu saya pikir grup band muda five minutes bakal melejit dan menjadi band papan atas. Banyak lagu-lagunya menjadi hits dan bagus-bagus. Ditunjang personel band yang muda-muda, energic dengan dandanan khas yakni mengenakan sarung membawa band ini cepat dikenal. Saat itu band dengan kostum unik - sarung menjadi ciri khas five minutes. Apa daya barangkali terantuk factor manajemen maka band five minutes urung melejit. Sukses sih namun tidak sangat luar biasa.

Nah siapa lantas tidak mengenal band Peterpan. Band yang digawangi oleh Ariel dan kawan-kawan ini begitu fenomenal. Meluncurkan dua album perdana membuat lagu-lagu Peterpan begitu dihapal mulai dari anak-anak sampai orang dewasa. Semuanya menyanyikan lagu band ini dan tidak ketinggalan menjadi lagu-lagu favourit di karaoke maupun acuan band-band daerah atau pemula. Belum lupa band ini begitu sering tampil di televise setiap minggunya. Setiap sebuah statisun TV menayangkan acara hits tidak ketinggalan band Peterpan disertakan sebagai salah satu band papan atas. Mereka berkali-kali juga sempat manggung di manca Negara. Peterpan bisa disejajarkan dengan band yang sudah mapan sebelumnya seperti Dewa, Gigi maupun Ada band. Arie adalah fenomena dan vokalis band asal Bandung yang bermula dari hobi dan band kampus. Kiprahnya begtiu menonjol, dari albumnya yang meledak, tampil di televise bak idola baru termasuk berbagai intrik kehidupan Pribadi dan rumah tangganya. Lagu-lagunya lugas, mudah dicerna, beatnya sederhana dan siapapun tidak sulit untuk menyanyikannya.

Disayangkan band yang banyak diprediksi bakal menjadi band besar justru terlilit konflik internal dan keluarlah dua anggota band-nya. Peristiwa ini tentunya cukup memukul produktifitas dan kekompakan band. Disaat dibutuhkan kerja keras dan kekompakan malah muncul perpecahan. Praktis terjadilah kevakuman dari band ini untuk sekian lama. Banyak perkiraan bahwa ketenaran Peterpan usai sudah dengan pecahnya personel. Ada jeda beberapa lama, sekitar dua tahunan sebelum akhirnya dua personel yang keluar muncul dengan hits dan band baru, the Titan. Hmm rupanya semangat dan kerja keras anak muda ini patut diacungi jempol. Puncaknya adalah dilemparkan album ketiga Peterpan. Sebagaimana kepiawaian Ariel sebelumnya mengolah beat beat, kali ini album ketiga meluncur dengan hits pula. Tidak menunggu terlalu lama untuk membuat album ini laris dipasaran. Bahkan dibeberapa tangga lagu saling bersaing hitsnya antara the Titan dengan hits Peterpan. Dengan bakatnya, dengan kekompakanya, Peterpan akan bisa menjadi band papan atas dan kembali sejajar dengan para seniornya.

Parangtritiskusuma



Selama tiga hari kemarin kembali kami satu tim kecil mengadakan perjalanan seputar Solo dan Yogya. Kami berangkat pagi sekali yakni jam 5.55 dengan Garuda. Saking paginya saya mesti bangun jam 3.15 dan naik taxi jam 3.45. Sengaja pagi sekali karena hari itu senin dan situasi di jalan sulit diprediksi.

Biasanya senin pagi antrean ke Bandara sering padat karena banyak orang pengin terbang dengan first flight. Cuaca pagi yang umumnya cerah juga menambah peminat terbang pada jadwal pertama ini. Ditambah saat ini sedang musim hujan yang sering hujan lebat dan angina. Saking paginya jadwal satu teman tertinggal dan terpaksa ikut penerbangan berikutnya ke Solo. Karena jadwal hanya dua kali terbang sang temen terpaksa baru bisa mengudara jam 16.00 sore. Bayangkan sepuluh jam bengong di Bandara. Kami bertiga mendarat di Bandara Adisumarmo jam 7.00 dan langsung menuju kantor cabang. Perlu sedikit diskusi sebelum akhirnya kami memulai perjalanan seputar Solo. Berhubung di pesawat hanya mendapat snak dan kurang nendang kamipun mampir wisata kuliner bentar he he latah ya. Target kami adalah soto kuali depan Stasiun Balapan. Meskipun lokaisnya sederhana di pinggir jalan sotonya cukup enak dan juga murah. Terakhir saya makan di sini sekitar empat tahun silam. Rasanya saat itu potongan dagingnya besar-besar dan empuk, kemarin menjadi lebih kecil he he. Wajar barangkali karena pedagang harus menjaga harga jual sementara harga daging makin mahal. Usai sarapan kamipun melanjutkan kegiatan yang sudah dijadwalkan. Tiba siang hari kamipun coba mencari makanan khas setempat. Hmm kami sempat mampir ke home industri pembuat makanan kerupuk yang dibuat dari bahan beras. Nama setempat dari kerupuk ini adalah karak. Satu plastic besar dijual seharga 8 ribu rupiah. Dimakan berlima baru habis dua hari, kebayang kan berapa banyaknya. Akhirnya kami menuju suatu tempat di Solo selatan yang menjual makanan bernama Selat. Tentunya makanan ini umum saja karena di resepsi pernikahan banyak dihidangkan. Kembali kami melanjutkan kegiatan meskipun diiringi dengan cuaca buruk dan hujan. Jam tigaa-an kami baru sempat check ini di Novotel Solo. Habis istirahat dan mandi kami menyusun target untuk makan malam he he kayak perang ya. Kali ini karena suasana malam di Solo agak lengang karena hari kerja dan cuaca hujan kami ambil yang mudah. Apalagi kalau bukan nasi liwet khas kepabron Solo. Makanan tradisional ini banyak disukai artis dari Ibukota dengan banyaknya tanda tangan mereka yang dipajang. Nasi liwet dipadu sayur labu, suwiran daging ayam dan telur ditambah cabe rebus hemm benar-benar lezat. Kita sampai nambah satu pincuk lagi saking enaknya. Minumnya paling pas ya wedang sekoteng yakni minuman panas yang diramu dari jahe, kacang gula dan lainnya. Kami tidur pulas malamnya karena capek dan baru bangun setelah jam 8 pagi. Habis sarapan kami lanjut ke Yogya dan seperti biasa kami menuju kantor cabang dulu. Kali ini kami melakukan kegiatan seputar Yogya. Jam makan siang rasanya cepat sekali dan kali ini tidak ada yang lebih tepat kecuali menyerbu nasi gudeg Yogya. Bagi pembaca yang barangkali belum sempat mencicipi gudeg tradisional silakan dating di Nasi Gudeg Yu Jum yang berlokasi di seberang rektorat UGM. Dijamin anda bakal puas dengan rasa gudeg Yu Jum. Parkiran penuh dan banyak yang membeli bungkusan sampai ratusan ribu rupiah. Nah habis makan ini kami meluncur ke Parangtritis. Setelah selesai kegiatan di sana kami sempatkan mampir ke pantai parangtritis. Kata rekan sih bagian pantai yang kita datangi adalah parangkusuma. Jalurnya tidak melewati loket/gerbang yang menuju parangtritis namun sebelum loket tersebut kita belok kanan. Jalanya memang agak kecil namun hotmix mulus. Seratus meter sebelum pantai kita dicegat petugas pemda minta restribusi, namun dengan menyebut nama perusahaan kita diizinkan masuk, alias gratis he he. Jangan berprasangka dulu ya, critanya kita cukup banyak memberikan support kepada daerah setempat sehingga mereka mengganti dengan menggratiskan kita masuk. Pantai ini sungguh bagus dan indah dan boleh dibilang salah satu pantai terindah yang ada, he he kayak puisi. Yang jelas memang indah dengan ombaknya khas pantai selatan dipadu perbukitan, pohon-pohon dan pasir hitamnya. Hanya pengelolaannya masih relative tradisional dan tidak ada tanda-tanda dikelola secara modern. Padahal pantai ini sungguh layak dijual keindahannya sampai ke manca Negara. Andaikan dikelola secara optimal, dibangunkan akses jalan lebar, dibangun banyak hotel modern termasuk modernisasi pasar ikan yang ada serta dengan promosi yang meluas dan komprehensif tidak mustahil menjadi obyek pariwisita menarik.

Dian Sastro Wardoyo


Kali ini saya mencoba mengomentari artis yang saya tidak tahu banyak, nah lo. Jelas tidak kenal dan tidak tahu banyak kok malah mau dibahas, ya ngga pa pa kali. Nama artisnya adalah Dian Sastro Wardoyo, he he kenapa ya,,barangkali kebetulan saja nama belakangnya sama dengan saya, Wardoyo. Sebagai orang Jawa nama saya pendek saja dan itulah yang diberikan orang tua, Wardoyo. Konon sih dalam bahasa jawanya Wardoyo itu artinya sama dengan TYAS atau sama dengan HATI, mohon dikoreksi kalau tidak tepat ya.

Apa ya yang pengin dibicarakan mengenai artis yang cantik ini. Artis ini pernah membintangi film yang berjudul Ada Apa Dengan Cinta yang serialnya pernah disinetronkan namun dengan bintan berbeda. Saya sendiri belum pernah melihat film-nya Dian, dan bahkan melihat sinetron satu episode pun kecuali sekilas-sekilas. Ya saya tahu dari Koran Dian Sastro juga baru saja diwisuda dari Universitas Indonesia jurusan Filsafat, benar kan. Nah artinya gadis ini selain cantik, menarik juga pintar, buktinya berhasil lulus dari UI. Terus Dian pengin ngelanjutin ke S2 begitu katanya di Koran ya. Nah inget, Dian juga pernah menjadi bintang sebuah sabun mandi bersama dengan artis cantik lainnya. Gambarnya sering terpampang besar di banner yang dipasang dipinggir jalan. Konon banner dengan gambar artis cantik itu berbahaya, kenapa ya, karena bisa bikin pengendara mobil celaka, lha kelamaan melotot gambar nan cantik tadi, wah bener juga ya. Belum lama Dian Sastro juga membintangi sebuah iklan telekomunikasi di televise. Dengan baju warna coklat dan wajah cantiknya, eh manis juga ya, Dian melenggang lembut dan wajah manisnya bisa menyihir pemirsa TV lho. Oh ya kenapa Dian jarang atau tidak pernah main sinetron yaa, atau barangkali ada cuman saya yang memang tidak tahu. Terakhir yang aku tahu, juga dari Koran, Dian adalah gadis asli kelahiran Jakarta dan orang tuanya, alamak aku juga sama sekali blank. Maaf ya Dian, aku tidak tahu banyak tentangmu meskipun aku juga kagum atas wajah cantik dan manismu. Saat ini di ruang kantor hanya saya satu-satunya karyawan yang tinggal, entah kenapa tadi keiseng ingin bahas Dian dalam blogs saya. Dan sebelumnya saya juga telah memasang Wajah Dian dalam screensaver computer meja he he, maaf bukan saya genit atau apa, boleh kan seseorang mengagumi artis.

Medan and Toba



Ke Medan lagi, itulah yang terakhir saya lakukan. Bukan untuk lainnya kecuali memang dari kantor yang menugaskan. Hmm ticket PP Garuda sebesar 2 jutaan dan hotel berbintang rates 600 ribuan per malam jelas terlampau berat saya tanggung sendiri.

Untunglah semuanya memang kantor yang nanggung jawab, saya? Hmm bermodal bonek doang he he. Kita memang berdua berangkat ke kantor cabang. Sampai di sana biasa saja bertemu dengan rekan di sana meeting dan dilanjutkan pekerjaan lainnya. Apa ya yang kita ingat dari Medan hmm ada beberap sih seperti lampu lalu lintas yang ukurannya besar-besar sehingga nyalanya terang benderang. Juga di sana ada angkutan umum yakni bettor kepanjangan dari becak motor dimana sebuah sepeda motor dirangkai dengan roda dan dimuatin 2 penumpang. Cukup banyak bettor ini dan dipastikan menyumbang kesemrawutan jalanan tentunya. Kebetulan kami datang hari jumat dan siangnya jumatan di basement hotel Novotel. Kegiatan ibadah ini tentunya umum dan biasa saja kecuali ketika menyerahkan infaq. Jadi ada 2 tahap infaq dalam jumatan ini yakni ketika awal pembukaan oleh pemandu ibadah infaq bisa diberikan yakni dengan cara melempar ke depan, wah baru tahu saya. Jadi infaq pokoknya kita lemparkan ke depan nanti akan disampaikan kepada pemandu ibadah tadi. Setelahnya langsung dihitung dan diumumkan perolehan infaq tadi. Namun ketika proses ceramah oleh ustad tetap diedarkan kotak infaq, barangkali maksudnya bagi mereka yang tadi belum sempat infaq karena sedang sunah. Malamnya usai melakukan kegiatan dan badan cape kita langsung tertidur tentunya setelah mandi. Hmm bangun jam 21-an perut berasa lapar. Mau telpon sopir kasihan juga karena seharian kita sudah dijalanan, akhirnya berdua kita jalan menyusuri sekitar hotel. Hmm ternyata banyak jajaran warung yang buka malam dan salah satunya adalah nasi goring yang buka 24 jam nonstop, he he unik juga. Dua penggorengan besar penuh dengan nasi goring mengepul ditempatkan di dapur dan terlihat oleh pengunjung. Hujan rintik-rintik makin menambah aroma. Maka pesan 2 porsi nasi goring dan satu sate padang di sebelahnya. Menu nasi gorenynya unik, yakni nasi ditumpangi telur dadar dan daging kambing. Rasanya nikmat dan dimakan bareng kerupuk dan acar. Tiga hari di Medan memang tidak cukup apalagi kalau agenda kita jalan mengelilingi kota Medan. Kami menyusuri Deli Serdang, Belawan, Johor dan bahkan sampai Binjai. Di Deli Serdang ada gudang tembakau yang dibangun Belanda dan diantaranya ada yang dibangun tahun 1889 dan masih berdiri kokoh. Hanya konon tidak banyak lagai tanaman tembakau dibudidayakan padahal kita tahu bahwa kualitas tembakau kita merupakan salah satu yang terbaik di dunia. Kami juga menyusuri daerah hamparan perak dimana bernaung banyak orang Melayu. Melihat kehidupan dan adanya pesta perkawinan mengingatkan adat dan kehidupan di semenanjung Malaysia. Berikutnya kami juga menyusuri kampong Jawa dimana banyak orang berasal dari Jawa dan tinggal di daerah tersebut. Semula kami merencanakan pergi ke danau toba namun jarak tempuh 3 jam sekali jalan menyurutkan niat kami karena keterbatasan waktu dan pekerjaan yang harus diselesaikan. Akhirnya kami kembali setelah tiga hari di sana. Belum lama pesawat Boeing 737-300 take off, sekitar 15 menit setelahnya pramugara memberitahukan pemandangan di sebelah kanan kita. Nampaklah danau toba yang megah, luas dan indah dari ketinggian 30 ribu kaki. Kebetulan samping saya seorang dokter yang dinas di medan sempat menjelaskan alangkah sayangnya danau semegah itu namun minim pengelolaan dan perawatan, akibatnya debet kedatangan turis tidaklah maksimal. Marilah hendaknya siapapun terutama pemerintah daerah atau pusat, hargai dan rawatlah obyek pariwisata kita yang begitu banyak, kaya dan indah. Jangan sumber daya alam yang begitu hebat dan merupakan anugerah bangsa ini makin terpuruk.

Sing Songs


Kapan anda menyanyi terakhir kalinya? Tadi pagi ketika mandi, atau minggu lalu di sunatan tetangga, he he. Menyanyi adalah seni dan sekaligus olah-raga, nah lho. Setidaknya bagi otot wajah dan rahang. Aku sekedar pengin share perihal nyanyi ini. Dari kecil secara alamiah kita senang menyanyi meski kadang malu. Masih ingat anda malu-malu ketika SD diminta ke depan dan menyanyi. Makin lama anda akan semakin berani dan akhirnya menikmati.

Tidak kurang dari Jendral Wiranto ketika itu senang menyanyi di acara santai. Atau pak Habibie, atau sekarang pak presiden Susilo Bambang Yudhoyono pun tidak sungkan untuk menyanyi. Kenapa harus malu dan sungkan kalau menyanyi itu seni dan ekspresi jiwa kita. Bahkan program sekaliber American Idol atau Indonesia Idol-pun mengambil skill menyanyi sebagai media. Kenapa bukan skill lainnya, padahal ada tema Idola di sana. Hal ini makin menegaskan bahwa menyanyi mendapat penghargaan tinggi. Aku pengin buka kartu he he, kalau sudah masuk ruang karaoke aku sanggup menyanyi tiga jam tanpa henti he he maniak yaa. Terakhir ketika seminggu di Surabaya aku sempatkan 2 kali masuk karaoke keluarga. Bila dihitung aku sanggup menyanyi 50 lagu nonstop he he kacau yaa.Akibatnya sekarang tenggorokan sakit nih karena melantunkan puluhan lagu. Jangan dikira hanya lagu ringan macam Peterpan, Ada Band atau Koesplus, bahkan Ebit, Rhoma, Beatles dan Bon Jovi pun kita libas. Memang kita ada record main musik kecil-kecilan sih. Sejak kuliah sudah demen main gitar dan sempat menjadi lead gitar di ajang 17 belasan di kampong ha ha. Pernah juga sih manggung di Hotel Horison dalam gathering kantor yah namanya juga amatiran. Itulah kita, tanpa malu-malu dan apa adanya pamer, he he he. Terlepas dari nyanyi amatiran tadi kita bisa melihat Inul Vista sebagai trend karaoke di kota-kota besar saat ini. Bayangkan fasilitas karaoke dikemas begitu menarik dan mudah. Tinggal memilih lagu dari server, klik dan jreng suara sound systems hebat. Anda dapat bebas teriak dan berekspresi memamerkan kebolehan suara. Bisnis itulah kata ajaib yang sering mengubah hal biasa menjadi luar biasa. Karena bisnis karaoke sekarang menjadi bisnis menggiurkan. You look out that window, someone you know but it’s all look the same……hm hm cuplikan dari band kondang Swedia…..Europe

BORED !!



Berang, sungguh berang setiap kali menghadapi kesemrawutan keadaan. Dengan rekan kantor sering kita menyepakati bahwa hidup di Jabodetabek – kawasan ibukota Negara ini- begitu kita keluar rumah yang terjadi adalah rebutan dan HUKUM RIMBA. Artinya mulai kita keluar rumah dan menginjak jalan yang terjadi selalu rebutan.Kenapa timbul rebutan sungguh banyak keadaan penyebabnya. Mulai dari jalanan yang relative sempit, jumlah kendaraan semakin banyak, perilaku pengendara dan desain serta infrastruktur transportasi kita yang amburadul.

Begitu masuk tol langsung disambut dengan ratusan truk besar yang berjalan lambat dan sebagian mengambil jalur kanan. Sudah klasik dan menjadi pemandangan setiap saat truk berbagai ukuran melaju lambat di tol mulai dari pagi, siang, sore dan malam hari. Kita tidak tahu pasti apakah sebaiknya truk dibiarkan sembarang waktu masa edarnya atau sebaiknya diatur dengan system jam tertentu. Tidak kalah parah adalah antrian pembayaran di pintu tol. Ambil contoh tol Cikampek Jakarta dengan panjang 60 kilometer-an. Dengan debet kendaraan begitu banyak tak terelakan terjadi penumpukan antrian pembayaran. Celakanya cara pembayaran masih berlangsung seperti dulu kala JAMAN MAJAPAHIT yakni tunai dan system kembalian – persis jual beli di pasar. Tidak jarang transaksi tol sebuah truk berlangsung sekian lama sehingga memperlambat antrian. KAPAN YA system membayar tol seperti di Singapura yang cukup dengan sensor dan kendaraan tidak perlu berhenti, MIMPI KALI YE. Usai membayar tol yang gate-nya ada sepuluh atau lebih kendaraan langsung disambut antrian karena jalan menyempit menjadi HANYA 2 lajur. Kebayang tidak dari 10 lajur menjadi 2 lajur dan ini berlangsung SETIAP HARI !! Praktis untuk jarak yang mestinya ditempuh dalam 5 menit sering harus kita jalani 30 sampai 45 menit, kadang LEBIH !!! Diperparah dengan PERILAKU pengendara yang saling serobot dan adu nyali. Meski kita di JALUR YANG BENAR sering harus mengalah karena penyerobot lebih BERANI dan BERNYALI. Jadilah ajang rebutan dan nampak hukum rimba berkuasa di sini. Desain infrastruktur yang tidak disiplin dan hanya membela kepentingan pemilik kapital turut menjadi biang semrawutnya akses transportasi ini. Di jam sibuk SELALU terjadi antrian di Exit tol karena jalan ARTERINYA dipenuhi kendaraan roda dua yang jumlahnya JUTAAN di mbahnyakota ini. Orang tidak mampu beli mobil dan memilih MOTOR karena berbagai kondisi. Daya beli rendah karena tingkat upah rendah bagi mayoritas karyawan. Jadilah keadaan multi dimensi social ekonomi budaya bla bla bla. Tidak jarang pula exit tol langsung disambut perempatan dan lampu merah, LHA IYALAH MACET CET !!

BELOVED

nrz

Adakah yang lebih membahagiakan ketimbang bercanda riang dengan buah hati kita. Setiap dari kita yang telah memiliki anak tentunya sepakat bahwa bercanda dengan anak merupakan salah satu anugerah terindah yang pernah ada. Itulah sebabnya anak disebut dengan buah hati. Manakala ia sehat dan gembira maka begitu bahagia rasa hati kita. Sebaliknya bila buah hati kita sakit begitu juga rasa hati kita, sedih dan sangat sedih.

Karena anak saya dua orang dan keduanya laki-laki, maka saya begitu bersyukur dan merasa mendapat anugerah luar biasa. Anak yang pertama dari mulai lahir, umur bulanan, setahun, mulai jalan,meracai dan mengeja satu dua patah kata begitu saya nikmati. Tidak ada secercah segar begitu kita pulang kantor dengan rasa lelah dan pikiran ruwet secara drastis sirna disambut celotehan anak. Bagaiman ia belajar mengeja huruf R, atau bagaimana mencoba menyusun kalimat atau melaporkan apa yang dialaminya hari itu. Saat ini anak pertama saya menginjak kelas 1 sebuah SMU, namun setahun kemarin kami dianugerahi kembali seorang anak laki-laki.

Meskipun umumnya orang berharap sepasang laki dan perempuan, bagi kami apapun adalah anugerah dan sama saja. Anak kedua kami menginjak usia setahun dan sedang belajar berjalan dan berceloteh. Mendengar celotehan, meskipun tidak tahu maksudnya, kami begitu gembira dan kasih saying semakin besar. Anak kami yang kedua hanya disusui sampai usia tiga bulan dan selebihnya minum susu formula. Bukan karena ibunya tidak bersedia, namun anak kami lahir dengan kekurangan dan umur tiga bulan bahkan tidak mau menyusui karena setiap menyusu merasa tersedak.

Akhirnya dicoba untuk setiap hari memeras susu dan diminumkan dengan botol, namun makin lama makin sedikit dan akhirnya berhenti sama sekali. Kami pasrah dan memberikannya susu formula. Alhamdulillah anak kami sehat dan aktif seperti bayi lainnya. Celotehan itulah yang membuat hidup kami semakin bersemangat. Begitulah setiap menginjak rumah tiada yang saya harapkan kecuali celotehan bayi kami. Dia aktif merangkak ke sana kemari, tiada mengenal lelah kecuali mulai mengantuk dan tidur. Hobinya belakangan adalah nonton TV, he he dan paling seneng melihat iklan. Bayi kami juga senang melihat balap motor, balap mobil dan juga saat adzan maghrib tidak ketinggalan menoleh dan melihat meski sedang bermain. Itulah keceriaan makhluk mungil yang diibaratkan amanah Tuhan yang harus kita jaga sebaik-baiknya.

NICE PORTRAIT



Apa yang anda lakukan satu minggu terakhir? Atau satu bulan kemarin? Apakah anda menjalani rutinitas belaka atau anda mengerjakan proyek penting. Bagaimana kepuasan atas hasil yang anda capai. Berhasilkan anda memenagkan tender dari proyek anda, atau anda berhasil meyakinkan atasan akan suatu bisnis proses yang inovatif di divisi anda.

Minggu kemarin bagi saya merupakan minggu yang cukup melelahkan namun juga mententramkan. Mengemban penugasan dari perusahaan saya dan tim kecil mendarat di Surabaya. Hmm masak ke Surabaya saja melelahkan ya? Maksudnya di sana kami satu tim melakukan semacam roadshow. Roadshow bukan untuk mencari pinjaman modal atau untuk mempromosikan produk. Roadshow kami adalah kegiatan social dan khusunya pendidikan. Yup betul, tim kami menjelajah seluruh kota Surabaya untuk mengunjungi satu pesantren ke pesantren lainnya. Kami mengemban misi menjelajah 100 pesantren di Surabaya. Kami sudah melakukan selama seminggu dan berhasil mengunjungi 55 pesantren. Sisanya akan kami coba selesaikan dalam waktu dekat nanti. Apa yang coba kami ingin gambarkan adalah sekedar potret singkat dan sekelebat pesantren tersebut. Mengingat kunjungan tiap pesantren berlangsung singkat. Intinya kami menemui ketua atau kyai dari pesantren tersebut, sedikit pengantar dan tentunya sedikit sumbangsih perusahaan untuk membantu prasarana pendidikan di pesantren. Bahwa benar, begitu banyak pesantren modern yang kita lihat di sekitar kita. Namun tidak sedikit pesantren yang berjalan ala kadarnya meskipun usia pesantren ada yang sudah mencapai 100 tahun. Pesantren sudah ada sejak abad 18 dan dijalankan turun temurun. Ada banyak ragam pesantren di Surabaya yang berhasil kami kunjungi. Ada yang cukup modern dengan santri berjumlah ratusan dan prasarana modern. Namun ada juga beberapa yang santrinya sedikit dan bahkan hanya puluhan orang serta prasarana ala kadarnya. Ada santri dengan jenjang SD yang biaya pendidikannya puluhan ribu per bulan, lima belas ribu per bulan atau bahkan gratis sama sekali bagi santri tidak mampu. Bahwa potret pesantren di Surabaya lebih merupakan sebuah keluarga besar dimana mereka tinggal bersama/mondok, belajar di tempat sama dan melakukan ibadah bersama pula. Kami belum tahu persis bagaimana manajemen mereka. Apakah pembiayaan operasional pesantren murni dari pembayaran santri, atau bantuan pemerintah atau dibiayai oleh pengasuh pesantren. Yang jelas tingkat survival mereka begitu tinggi. Bila ada beberapa dari mereka bertahan puluhan tahun dan bahkan menembus seratus tahun tidakkah ini menunjukkan kekuatan mereka yang terus bertahan hidup. Pernahkah anda melihat bagaimana seorang santri makan sehari-harinya. Kami juga tidak tahu persis namun gambaran santri di sana umumnya begitu kalem, diam, dan bicara bila kita ajak dan berperawakan umumnya kurus. Kami melihat adanya suatu kepasrahan yang tinggi dari wajah-wajah santri tadi. Sebagaimana karakter yang ada di pedesaan tersirat wajah yang begitu nrimo dan tulus terpancar. Begitu kita datang, memperkenalkan diri dan beramah tamah maka suasana terasa teduh, adem dan nyaman. Kami satu tim merasakan hal yang sama setiap masuk pesantren, ditemui kyai, berdiskusi sedikit dan kadang kami turut sembahyang ketika kebetulan waktunya tiba.

World is not enough



Sudah berapa jauh anda bepergian? Pernahkan anda bepergian sejauh 1000 km atau 8000 km. Kalau dihitung berapa jauh kita telah melangkah dan bepergian artinya sudah sekian kali kita mengelilingi dunia ini. Hal ini menandakan apa? Betul bahwa dunia kita ini sempit. Apalagi bagi pebisnis yang setiap hari bahkan jam mesti berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya.

Tidak jarang terjadi seseorang bangun pagi di Tokyo Jepang, meeting dan makan malam di Singapore dan tidur malamnya di Jakarta, hmm. Ada cukup banyak peristiwa yang menggambarkan bahwa kita hidup di dunia yang sempit. Ada yang bilang bahwa dunia hanyalah selebar daun kelor, eh kebalik, dunia tidak selebar daun kelor- keduanya mirip kan bahwa dunia dikatakan seukuran daun kelor. Jadi tentang daun kelor, ah maksudnya dunia kita yang sempit saya punya pengalaman. Saat itu tahun 1997, sepuluh tahun silam, tidak dinyana saya bertemu teman SMP yang terakhir bertemu adalah tahun 1983 !! Empat belas tahun berpisah dan tahu-tahu bertemu dalam kendaraan yang sama dan ternyata tetanggaan di perumahan yang sama. Kali yang lain temen kerja terakhir kita bertemu tahun 1992-an tiba-tiba bertemu meeting di sebuah hotel tahun 2003 dengan masing-masing di perusahaan dan fungsi yang berbeda!! Pernahkah anda dalam satu minggu harus bepergian ke kota Medan, Surabaya, Malang, Semarang dan Yogya. Kelima kota jaraknya sekitar 3000-an kilometer dan anda mengaduk-aduk jalanana di kelima kota tersebut dalam waktu beberapa hari. Apa yang anda rindukan ketika setiap hari bekerja di Jakarta, meeting dan rutin melakukan pekerjaan anda. Suatu ketika anda bisa kangen dan pengin katakanlah berlibur ke Bali atau pulang kampong ke desa yang tenang. Saat anda kesampaian pulang di desa nan hening, dua hari anda sudah kelimpungan kesepian dan pengin kembali ke dunia kerja secepatnya. Itulah rangkaian hasrat dan keinginan anda tentang tempat-tempat atau waktu-waktu yang membosankan dan menyenangkan. Adakah tempat dan waktu yang terus menerus membuat anda senang? Jawabnya tidak ada. Anda berandai-andai alangkah senangnya bisa jalan ke Singapura atau ke Jepang. Begitu anda mengalaminya senagkah dan puaskah anda? Betul tapi hanya sementara, karena anda segera kangen lingkungan anda dan makanan kesukaan anda. Dunia memang sempit dan kecil bagi nafsu dan semangat manusia. Bahkan bila anda punya uang banyak anda akan ngantri untuk wisata ke bulan atau ruang angkasa. Tapi coba tanya pilot yang pernah ke bulan, berapa lama akan senang dan kerasan hidup di sana misalnya. Hmm itulah dunia kita ini yang memang sempit. Sempit menampung segala keinginan dan semangat manusia. Bercandalah dengan anak balita anda agar keceriaannya membukakan penghargaan atas dunia dan melihat kenyataan bahwa dunia sebenarnya tidaklah sesempit yang anda pikirkan.

Flying,,,



Banyak diantara kita yang bepergian dengan pesawat terbang. Entah urusan Pribadi, keluarga ataupun dinas. Bisa dikatakan bepergian dengan pesawat sudah merupakan hal yang sangat biasa. Apalagi belakangan banyak maskapai penerbangan menawarkan harga tiket yang relative terjangkau. Harga ticket kadang lebih murah dibanding tiket kereta api. Banyak keuntungan didapat bila kita naik pesawat.

Yang jelas jarak tempuh akan sangat cepat dibanding mode transportasi apapun. Ada juga sebagian dari kita konon mengidap takut ketinggian. Tentunya naik pesawat bagi pengidap ini akan merupakan persoalan tersendiri. Namun bisa saja disiasati dengan duduk di tengah, tidak melihat ke bawah dan menghibur diri toh temenya satu pesawat banyak, bisa ratusan orang. Yang cukup mencolok dalam berita belakangan ini adalah salah satunya tentang seringnya pesawat mengalami kecelakaan. Baik yang jatuh, terbakar maupun yang gagal take off. Belum lupa beberapa waktu lalu salah satu maskapai mengalami kecelakaan pesawatnya hilang dilautan. Bisa dipastikan seluruh penumpangnya meninggal dan bahkan sampai hari ini belum ditemukan kejelasan. Ada juga pesawat yang mengalami kebakaran saat landing dan korban jiwa pun tak terhindarkan. Memang sebagian ada yang selamat namun tetap jatuh korban. Sudah cukup lama ada kejadian sebuah pesawat terpaksa mendarat darurat di sungai karena mengalami kegagalan mesin. Bahkan sang pilot saat itu mendapat pujian atas kecermatan dan keberhasilan menyelamatkan semua penumpangnya dalam pendaratan darurat tersebut. Sifat dari mode transportasi ini memang unik. Sebagai misal sebuah Boeing 737-400 biasanya terbang dengan ketinggian 30 ribu kaki atau sekitar 10 kilometer diatas daratan. Bayangkan ketinggian demikian, adakah makhluk hidup dapat bertahan hidup bila mengalami kecelakaan jatuh. Artinya begitu kita mulai naik pesawat yang ada adalah kepasrahan kita, karena semuanya akan tergantung pengalaman pilot, kondisi pesawat dan tentunya takdir Tuhan. Meskipun begitu unik dan nyaris mustahil selamat bila pesawat jatuh, namun ternyata statistik mengatakan jumlah korban karena pesawat terbang masih jauh lebih kecil dibanding korban meninggal karena transportasi darat. Hal ini barangkali benar karena memang porsi penumpang pesawat tentunya jauh lebih kecil, karena mayoritas mobilisasi dilakukan melalui darat dan lautan. Ada hal menarik mengenai pesawat terbang ini. Bagaimana benda seberat ratusan ton bisa terbang sangat tinggi dan terbang dengan kecepatan 800 km per jam. Memang ada mesin dan tenaga jet di sana yang mendorong badan pesawat sehingga pesawat bisa mengudara. Sangat menarik bila kita lihat bagaimana pesawat mulai take off, bermanuver maupun ketika bersiap landing. Bagaimana pesawat ibarat burung besi raksasa meliuk, merendah, miring dan bersiap landing di landasan adalah kejadian yang indah bila kita amati.

England



Siapa yang tidak mengenal negara yang satu ini. Negara ini begitu terkenal seantero jagat dan memiliki begitu banyak catatan sejarah. Tidak salah barangkali negara ini merupakan salah satu negara terbesar yang pernah ada di jagad ini. Kita mulai dari pusat ilmu. Tidak dipungkiri beragam literature berasal dari sini. Relatif banyak imuwan yang mendapat nobel.

Banyak universitas berumur ratusan tahun dan bertaraf internasional. Tidak sulit menyebutkan beberapa nama ilmuwan termasyur dari sini. Banyak temuan teknologi berasal dari sini. Berikutnya budaya. Kita tahu belaka salah satu bahasa internasional adalah bahasa inggris. Dengan digunakannya bahasa ini maka budaya negeri ini turut terbawa seantero semesta. Inggris sekaligus merupakan gabungan negara modern dan kerajaan. Begitu banyak cerita raja-raja berasal. Kita belum lupa heboh perkawinan Pangeran Charles dengan Lady di. Kita disuguhi berita kiprah pangeran William dan Herry, yakni Putra dari Charles/Lady. Kita tahu kecelakaan yang menewaskan Lady Di. Kita tahu bahwa Ratu Inggris begitu berpengaruh dan bahkan disakralkan. Siapa tidak kenal dengan istana Bukingham. Siapa tidak kenal kota London sebagai salah satu kota modern sekaligus kota tradisional. Bukan rahasia lagi kota Singapore yang begitu megah ternyata menyontek dan meniru kota London. Tidak mustahil karena Singapore adalah bekas jajahan Inggris. Harry Porter, siapa yang tidak mengenalnya. Cerita fiksi yang telah melambungkan nama pengarangnya JK Rawling dan mengantarnya menjadi salah satu wanita terkaya di Inggris. Buku dan filmya menjadi buruan dan paling ditunggu di belahan dunia manapun. Bukunya terjual jutaan eksemplar dan filmya menghasilkan jutaan dollar. Sepak bola, siapa yang tidak mengenal olah raga paling akbar sejagad ini. Siapa tidak mengenal liga Inggris. Siapakah yang tidak mengenal Manchester United, salah satu klub terkaya yang merangkai olah raga bola dengan bisnis derivative bolanya. Tidak dipungkiri bahwa Inggris identik dengan olah-raga Bola. Negara G-7, siapa tidak yang tidak mengetahuinya. Semua tahu belaka bahwa G-7 adalah sekumpulan negara dengan kemampuan ekonomi paling berpengaruh. Inggris adalah salah satunya. Siapa pula yang tidak tahu hubungan istimewa Inggris dengan Amerika Serikat- sang dominator ekonomi dunia. Semua tahu bahwa ada hubungan histories antara Inggris dan Amerika. Penduduk Amerika saat ini adalah imigran salah satunya dari Negara Inggris. Hubungan Inggris dan Australia, siapa tidak tahu. Keduanya adalah Negara dan commonwealth-nya. Sejarah mirip, dulunya banyak pelarian dari Inggris lari ke Australia dan menjadi penduduk di sana. Apakah masih ada lagi, hmm sangatlah banyak. Siapa belum mendengar pesawat canggih Concord. Pesawat jet penumpang hasil teknologi Inggris dan Prancis. Pesawat dengan rates termahal konon harga tiket London ke New York adalah sekitar 80 juta rupiah pada tahun itu. Pesawat yang terbang pada ketinggian 80 ribu kaki jauh diatas ketinggian normal sekitar 30 ribu. Siapa pula yang belum mendengar pesawat Airbus, product kolaborasi Inggris-Prancis. Satu-satunya pesaing tangguh dari Boeing, buatan Amerika. Bagi kita bangsa Indonesai, siapa tidak tahu bunga Raffles, nama yang diambil dari tentara Inggris. Bahkan kita juga pernah mengalami dijajah oleh negeri yang berlokasi di depan benua Eropa ini.

Indonesia Motor Show 2007



Siang tadi saya diajak teman melihat pameran rutin tahunan otomotif nasional di Senayan. Pameran ini menginjak usianya yang ke 15, atau diawali tahun sekitar tahun 1992. Seingat saya, selalu rutin saya mengunjungi pameran otomotif paling akbar nasional ini sejak tahun 1996-an. Rasanya saya sudah hapal di luar kepala materi pameran dan bahkan lay out pengaturan mobilnya. Saya ingat awal-awal pameran dulu rasanya masuk pameran tidak dipungut biaya alias gratis. Namun entah sejak tahun berapa ya, sekitar 2002-an kali, pengunjung harus membeli tiket masuk.

Kali ini besarnya tiket masuk adalah 20 ribu untuk hari kerja dan 25 ribu untuk weekend. Pameran ini sendiri biasanya berlangsung selama satu minggu. Besok Sabtu, 28-Juli adalah hari terakhir pameran karena minggunya akan ada pertandingan bola piala Asia di Senayan. Takut terjadi hal tidak diinginkan maka penyelenggara pamarena- Dyandra memutuskan menutupnya hari Sabtu. Apa yang saya ingin paparkan adalah bahwa dari sisi skala pameran tidak terlampau banyak perbedaan dalam beberapa tahun terakhir. Karena ya ATPM-nya hanya itu-itu saja sementara jenis produk mobilnya tidaklah terlampu berubah banyak. Memang ada beberapa jenis mobil baru, ya haruslah namanya juga industri yang sensitive dengan desain, model, harga, fungsional dan sebagainya sehingga perlu pembaharuan model baru. Saya juga melihat bahwa pameran kali ini terlihat lesu dan kurang bergairah. Banyak penyebab mengapa animo masyarakat membeli mobil baru stagnan atau cenderung menurun.

Bulan Juli ini sebagian dana masyarakat tersedot buat biaya masuk anak sekolah. Harga mobil juga semakin mahal saja. Ditambah belum pulihnya sisi pembiayaan atau leasing mobil. Meski ada juga promo bunga rendah dari misalnya BRI, tidak urung belum menggugah keinginan membeli. Bagaimana ingin membeli mobil kalau harganya begitu tinggi. Boleh dibilang untuk mendapat sebuah produk yang layak kita harus membayar di atas 200-an juta rupiah. Tentunya memang ada kelompok pembeli mobil tersebut. Saya kira kelompok ini adalah bagian dari mereka yang memang sudah punya mobil dan ingin ganti mobil baru.

Awamnya kelompok pembeli ya hanya itu-itu saja. Sementara entry buyer jumlahnya tidaklah banyak. Tidak terlihat rombongan pengunjung bertransaksi di meja-meja pameran sebagaimana tahun 2001 – 2003 lampau. Stand guide berwajah muram, meski mencoba tersenyum dan ramah, tetap terlihat mereka tidak happy. Sayapun hanya berjalan asal dan mengikuti alur saja. Tidak ada keceriaan atau kekaguman khusus pada produk tertentu. Ya betul saya juga merasa sedikit jenuh dengan industri otomotif nasional kita. Ada sih masuk produk Proton Malaysia dan Qingqi dari China, tapi ya itu, mahal. Proton mobil buatan Malaysia yang diadopsi dari teknologi Lotus dijual di rentang 200-an juta.

Qingqi memang lebih terjangkau dengan rentang 100 sampai 200 juta juga, namun ini produk China yang saya lihat perakitannya bahkan belum rapi dan masih dipertanyakan reliabilitas dan ketersedian spare partsnya. Ada juga unjuk kebolehan mobil hybrid dari Toyota dan Honda, namun nampaknya hanya sebatas show off belaka dan belum unutk tujuan komersial. Saya enggan memberikan semacam kesimpulan dari event tahunan kali ini. Ya begitulah, pameran ini berlangsung dan pengunjung memang tetap ramai, namun ini lebih mirip acara jalan-jalan ke mall tanpa maksud membeli kecuali tujuan pengin tahu belaka.

Roman Story,,,


Baiklah tidak ada salahnya saya kembali mengangkat masalah personal. Masalah ini paling aman deh, karena tidak membicarakan siapapun kecuali diri sendiri. Biasanya topic yang saya angkat ya seputar kritik social dan semacamnya. Ngomong dan ngritik terus capek juga yaa, he he mana yang dikritik bahkan tidak mendengar atau malah tidak tahu sama sekali. Yah seberapa luaslah akses webblogs macam ini. Hampir dua tahun saja blogs ini dikunjungi kurang dari seribu orang, he he. Ya barangkali bagi orang-orang, ngapain baca blogs ini itu segala, urusan sendiri aja pusing kok.



Hmm topic personal apa ya enaknya. Sebenarnya aku ini romantic dan suka mengungkap kembali beberapa kenangan, he he. Padahal jelas aku sudah berkeluarga dan memiliki anak, malah anak pertama sudah besar, lulus SMP. Anyway curhat atau mengepresikan sesuatu adalah hak setiap orang bukan. Tidak masalah berapa umur orang itu, termasuk saya- he he ngaku tua juga yaa. Okelah kita corat coret seputar cerita roman kali ya.

Kita mulai ya, dari SD. Saat itu saya ingat bener tenarnya yang nama penyanyi cilik. Siapa sih yang tidak ingat penyanyi macam Adi Bing Slamet, Chica Kuswoyo, dan Sari Yok Kuswoyo. Nah idolaku adalah Sari Yok kuswoyo, hmm dia seumuran dengan saya he he. Cantik dan pintar nyanyi wah perpaduan idola cilik yang digandrungi anak-anak, termasuk saya. Setiap acara lagu anak yang menampilkan artis tadi dipastikan televise bakal dikerubuti penonton. Ingat tahun itu TV masih merupakan barang mewah.

Hanya beberapa gelintir yang punya TV macam pak Lurah, sekdes atau beberapa keluarga yang mampu. Bahkan sempet mengalami power listriknya menggunakan accu.

Nah kala SD itu rupanya sekolah kita sudah maju lho. Dalam artian banyak siswa kelas 5 atau kelas 6 yang sudah pacar-pacaran. Yaa tentunya pacar ala monyet kali. Demikian juga saya, sebut namanya Kristina. Hmm dia adalah murid pintar di kelas dan tentunya cantik (wah SD mana sudah ngarti cantik atau bukan yaa). Yang jelas ini cantik bener, kelak di kuliah kita masih akan bertemu dan memang besarnya dia tetep cantik he he. Cantik lho bukan manis, katanya cewek sih dibedakan kalau nggak cantik, manis, keduanya atau tidak keduanya ha ha ha. Anehnya setiap kita dipasangkan dianya pasti malu dan cemberut dan saya juga. Namanya juga anak kecil alamiahnya malu lah dijuluki pacar-pacaran kan. Lagian gimana sih gaya pacaran anak kelas 6 SD, bisa mengirim surat saja sudah hebat he he. Singkat cerita dan ini kesan yang mendalam ketika kelulusan ranking satu disabet siswa wanita, kedua saya dan ketiga Kristina tadi, hmm happy ending rupanya ya.



Gantian melanjutkan ke sekolah menengah, ternyata kita berpisah dan berbeda sekolah. Okelah sementara kisah dengan Kristina sampai disitu. Di SMP nah mulailah umur dan kedewasaan siswa meningkat kan. Sami mawon baik di kelas 1, 2 atau 3 yang namanya pacaran monyet marak, bahkan sampai sekarang kan. Kali ini kelas 1 dan 2 praktis saya menjadi jombloo, he he tidak ada pacar atau tetek bengek, no cry no women, ha ha. Baru kelas 3, ketika saya cukup menonjol, ceille, maklum bertahan di ranking 2 kelas kan. Sebut namanya Dyah, siswa kelas 2 yang memperhatikan, ho ho GR ya. Ya begitulah levelnya, pacaran ala SMP kita hanyalah sekedar sebutan dan julukan dari teman-teman. Kadang kita yang dijuluki pacaran malahan ngga banyak omong dan ngga ngerti apa kita ini pacaran he he. Okelah cerita berlanjut saja dan singkatnya di kelulusan runner up kelas dipertahanin dan rank 7 dari lima kelas. Lagi-lagi selesai sudah cerita Dyah, siswa kelas 3 saat saya lulus. Sampai hari ini saya tidak tahu dia kemana.



Berlanjut ke SMA, hmm sudah makin matang dan besar nih. Memang benar saya ingat bahkan anak kelas 2 atau 3 sudah ada yang kencan, melihat bisokop, ngapel dan sebagainya. Tentunya tidak sebagian besar dan hanya beberapa gelintir yang punya nyali singa he he. Termasuk saya tentunya he he, tapi golongan yang kurang bernyali tadi ha ha. Malah ada dua siswa sekaligus nah lho maruk ya. Tapi waktunya tidak bersamaan lah, serial getu. Sebut namanya April siswa kelas sebelah yang ranking 1 di kelasnya, dan saya ranking dua di kelas lainnya, ha bosan ya nggak pernah jadi top scorer, runner up mulu. Itulah kita bisa bersepeda bareng, ngobrol pelajaran (maklum antar ranking kan he he sombong dikit),,, Waktu goes by dan karena kita beda agama maka hubungan itu hanya sekian bulan saja sebelum bubaran dan dia menjadi pacar teman akrabku, ha ha cerita klasik ya, kayak disinetron kita.

Critanya saya maunya sih serius belajar karena persiapan kuliah kan. Tapi apa daya cerita roman masih berlanjut dan sebut namanya Susilowati gadis yang asli Solo – lha iya lah wong kita sekolah di Solo je.

Critanya dia manis, gemulai, lembut (emangnya kapas apa) dan soal ranking wah dia cenderung di bawah. Pelarian nih yee, bukanlah, ini namanya alamiah saja. Dia perhatian dan kita jomblo akhirnya ya begitulah terjadi hubungan yang disebut pacaran tadi. Ini mah pacarannya lebih banyak ngajarin soal pelajaran ke dia. Singkat waktu kita lulusan SMA nglanjutin kuliah dan wah pisah lagi karena beda fakultas.

Sudah kepanjangan kali ya critanya, oh ya gini aja, cerita saat kuliah kebetulan saya sudah pernah tuangkan di salah satu artikel blog ini. Segitu aja yaa,,,, bentar deh, itu ilustrasi adalah mantan saya, he he ngibul

Small Thing,,,

Ada banyak hal yang bisa dilakukan. Kebiasaan setiap orang akan tentu berbeda. Tidak ada salahnya coba sharing mengenai beberapa hal kecil yang dilakukan setiap hari. Ambil contoh bila kita kadang datang kantor pagi sekali. Saya biasa berangkat jam 05.00 pagi bila ada meeting jam 08.00. Berangkat pagi kita bisa melakukan hal-hal yang bermanfaat. Ambil contoh kita tidak perlu menghidupkan AC kendaraan, karena hawa pagi segar dan baik buat kita. Memang campur dengan asap kendaraan lainnya, namun tetap kesegaran udara pagi bisa dirasakan. Tanpa AC juga menghemat pemakaian bahan bakar.

Nah bila kita berangkat pagi, selain jarak tempuh yang relative cepat kita bisa dating pagi dan banyak hal bisa kita perbuat. Apa yang bisa kita lakukan di kantor adalah kita bisa belajar, bekerja maupun istirahat. Bila masih ngantuk kita bisa tidur dulu di ruang kita toh pagi jam 06.00 masih sepi dan hangar binger dunia kerja belumlah mulai.

Sebenarnya kita bisa saja turun dan datang ke warung yang kita sukai untuk melakukan sarapan, namun kita bisa saja minta tolong OB membelikan sarapan kita. Usai istirahat, sarapan kita bisa mempersiapkan agenda kerja hari itu dengan cukup waktu dan tanpa tergesa-gesa.

Jangan khawatir bila kita kurang olah-raga. Percayalah anda harus naik turun antar lantai sekian kali setiap harinya. Kalaupun tidak anda bisa menciptakan naik turun lantai sekedar unutk diskusi dengan departemen lainnya barangkali. Nah naik-turun lantai jangan dengan lift, pakailah tangga darurat. Bila setiap hari lewat tangga dijamin anda akan cukup berolah raga. Kebiasaan saya selain lewat tangga juga bilka datang dari luar saya sempatkan naik tangga, dari basement ke lantai 3, hmm lumayan bikin dengkul kita kuat lho. Jangan lupa banyak-banyaklah minum air putih,,,minimal delapan gelas sehari.

Sore atau malam hari ketika kita pulang kerja kembali saya sering tidak menyalakan AC kendaraan. Gunanya adalah tidak semata ngirit bahan baker tapi dalam rangka mengeluarkan keringat kita. Setelah seharian dalam hembusan AC tubuh kita sering kurang segar karena keringat tidak keluar. Bayangkan anda sarapan, ngemil, makan namun tidak mengeluarkan keringat sama sekali. Tadi sudah sedikit kita keluar keringat naik turun tangga, nah ini ditambah di mobil tanpa AC, hmm kayak mandi sauna. Percayalah selain kita tidak mesti bayar biaya sauna, kita akan relative lebih segar bila keringat kita keluar banyak.

Kebiasaan lainnya yang selalu saya lakukan adalah tidur sepuasnya bila hari libur. Saya tidak ambil pusing harus ini dan itu pokoknya begitu hari libur, pagi hari usai sholat saya tidur sepuasnya sampai tubuh segar kembali. Tidak peduli sampai siang hari asal kita masih butuh tidur saya akan tidur sampai segar kembali.

Waktu libur juga waktu memanjakan tubuh dan juga anggota keluarga kita. Bermainlah sepuasnya dengan bayi atau anak anda, atau kucing atau hewan peliaharaan lainnya, nonton DVD sepuasnya atau mengaduk-aduk acara TV kabel. Santai akan membuat tubuh kita rileks kembali.

Nah tiba giliran senin pagi, karena badan sudah segar maka kita siap kembali ngantor jam 05.00 pagi dan mengulang kegiatan yang relative sama. Monoton ? bisa saja dalam beberapa hal, namun bila tubuh kita selalu segar kenapa tidak. Tentu saja anda bisa merangkai kegiatan lainnya seperti jalan ke mall, rekreasi atau ke pantai.

The Death Of The Sun



Pernahkah anda melihat channel Discovery. Seberapa seringkah anda melihatnya. Kita bisa sepakat bahwa channel yang satu ini memberikan banyak wacana dan perspektif. Barangkali tidak ada salahnya kita melihat channel ini sekali-kali diantara acara ratusan sinetron local. Saya melihat sinetron local saat ini justru lebih banyak ketimbang dulu. Pagi hari jam 8 pun sudah ada, dan terus sampai jam 22.00 malam masih banyak sinetron lho di TV kita.

Saya mencoba sharing dan tentu saja mohon dikoreksi bila ada yang kurang tepat. Seperti banyak artikel saya dalam blogs pada dasarnya saya mencoba membawa suatu topic atau bahasan. Isi dari topic tersebut barangkali tidak 100% benar, karena siapa sih yang bisa memastikan isi utuh suatu artikel benar belaka. Hal ini juga karena keterbatasan saya yang tentunya tidak tahu segalanya. Baiklah, discovery tempo hari, dan saya tahu topic ini sudah beberapa kali ditayangkan namun masih selalu menarik untuk disimak. Siapakah yang tahu umur matahari? Lima juta tahun? Atau sembilan ratus juta tahun? Ternyata menurut ilmuwan umur matahari adalah 4,3 milyar tahun !! Hmm kita tidak menduga bahwa matahari yang dari bumi terlihat indah dan banyak digunakan penamaan sehari-hari, sampai kaum wanita takut kulitnya hitam terbakar matahari, atau rambutnya merah kerna cahaya matahari ternyata umurnya begitu tua! Jauh lebih tua dari sejarah apapun di bumi. Disebut menakutkan karena suhu yang dikeluarkan matahari adalah jutaan derajat celcius. Kalau dibilang di perut bumi ada pusat magma dengan panas ratusan derajat, ini mah tidak ada apa-apanya dibanding suhu matahari. Konon matahari terbentuk akibat ledakan berbagai bintang. Ledakan ini menghasilkan semacam awan listrik dan kemudian saling bereaksi dan berputar sangat cepat karena sifat listrik dan magnet dan terbentuklah matahari. Volume matahari tersebut setara dengan jutaan planet jadi kita bisa membandingkan dengan melihat besarnya bumi kita. Cara kerja matahari masih menjadi perhatian ilmuwan. Ada yang mengatakan bahwa awan listrik tadi mengikuti suatu pola dan berputar cepat sehingga dari jutaan kilometer kita melihatnya berbentuk bundar. Seiring umur matahari konon makin lama inti matahari menjadi padat dan suhu yang keluar akan semakin panas. Salah satu hal unik adalah posisi bumi kita yakni tepat di garis edar yang memungkinkan makhluk hidup bertahan hidup dan tumbuh. Kita sepakat matahari merupakan salah satu sumber kehidupan kita. Tanpa matahari diyakini tidak ada makhluk hidup yang tinggal. Bumi kita berada tepat ditengah antara daerah yang terlalu panas karena dekat matahari dan daerah terlalu dingin karena terlalu jauh dari matahari. Disamping itu ternyata sifat magnet bumi juga menyelamatkan kita Dari debu radioaktif yang keluar dari matahari. Ilmuwan mengamati bahwa terjadi ledakan di beberapa permukaan matahari. Besarnya ledakan ini setara dengan jutaan kali nuklir di bumi. Dari pengamatan di bumi sebuah ledakan bisa mengakibatkan satu titik hitam di permukaan matahari. Satu titik ini saja ukurannya sekitar 14 kali bumi. Pada abad 19 terjadi ledakan di permukaan matahari dan mengakibatkan terganggunya listrik di Negara bagian Amerika. Setiap ledakan yang terjadi akan berdampak terhadap bumi kita. Bila kita pemeluk beragama tentunya kita meyakini akan datangnya hari akhir atau kiamat. Dari fenomena alam dan ilmiah nampaknya hal ini benar belaka. Kita tahu bahwa sumber daya alam di bumi semakin habis. Kita tahu bahwa bila kutub utara dan selatan mencair maka daratan bakal terendam. Kita tahu bahwa saat ini terjadi pemanasan global akibat rusaknya ozon. Tingkah polah kita-lah yang tanpa iba atas lingkungan merusak ala mini. Matahari sebagaimana dianalisis ilmuwan suhunya semakin panas. Dari jutaan derajat celcius akan terus bertambah. Telah terjadi ledakan di permukaan matahari. Seiring dengan pemanasan global dan kerusakaan bumi maka suhu matahari akan terus meningkat. Kita bisa memikirkan apa yang bakal terjadi terhadap bumi kita atau alam semesta ini. Selamat pagi,, dan hmm indah nian sebuah lagu dari Bon Jovi yang berjudul,,,,thank you for loving me !!!

Ala Pintu Tol



Hampir setiap hari kita lewat dan membayar tariff tol. Entah sudah berlangsung 10 atau 20 tahun selalu kita melewati dan harus membayar tariff tol. Dipastikan tidak sekalipun kita tidak mmebayar tariff tol bukan. Bila kita tarik perumpamaan bahwa manajemen pembayaran tol begitu focus dan efektif. Maksudnya tidak ada sebuah kendaraanpun yang lolos dari kewajiban membayar tol. Kenapa? Karena jalan tol sudah didesain sedemikian rupa yang mengharuskan pengendara melewati dan membayar di pintu masuk/keluar tol.

Kalau dijabarkan kepada kehidupan luas, apalagi kepada kehidupan bernegara manajemen ala jalan tol dapat saja diterapkan. Bangunlah bangunan fisik atau infrastruktur yang bagus, sebagaimana mulus, lebar dan indahnya pepohonan di pinggir jalan tol. Bahkan belakangan marak menjamur berbagai SPBU yang lengkap dengan tempat rehat,restaurant, café, tempat ibadah dan bahkan bengkel. Pengendara semakin nyaman dan beristirahan bila lelah dan capek. Kembali pada pembangunan infratruktur tadi, hendaknya pemerintah berkewajiban menyediakan fasilitas umum yang nyaman. Dimulai dari sarana transportasi jalan (termasuk perumpamaan tol ini), pemisah jalan bagi pejalan kaki, roda dua, bus dan kendaraan pribadi, sarana angkutan umum yang nyaman, ruang public, taman hijau, trotoar nyaman, singkatnya adalah fasilitas fisik bagi masyarakat harus nyaman. Hal ini perlu dan wajib disediakan oleh pemerintah, karena masyarakat juga wajib membayar pajak disamping pemerintah memiliki wewenang mengelola sumber kekayaan alam yang melimpah. Hasil dari pengelolaasn sumber daya sebagian dikembalikan kepada masyarakat dalama bentuk fasilitas umum, sebagian untuk membiayai operasional pemerintah, untuk ditabung, investasi dan seterusnya. Nah manajemen pintu tol tadi mengatakan bila anda sudah menikmati nyamannya jalan told dan waktu tempuh yang lebih cepat (meskipun sekarang tol macet juga ya), maka anda wajib membayar tariff tol. Ini satu arti dengan bila pemerintah sudah membangun sarana fisik umum yang nyaman dan masyarakat dapat menikmatinya maka penuhilah kewajibannya, seperti ya bayar pajak, partisipasi dalam keamanan, ketertiban dan seterusnya. Sehingga tidak ada lagi masyarakat atau organisasi yang lolos dari kewajiban membayar pajak, lolos dari kewajiban sebagai warga Negara yang baik dan seterusnya. Masalahnya sudah sejauh mana berbagai fasilitas umnum yang disediakan bagi public. Apakah sarana transportasi dan penunjangnya sudah nyaman, ternyata kita semua tahu belaka gambarannya. Baiklah, kita hanya melihat ke depan, bagaimana pemerintah mulai focus dan konkrit membangun. Masak membangun jalan saja dapat direcokin oleh calo atau beberapa warga yang keberatan tanahnya dibeli dengan harga pasar. Melalui calo/warga yang mumpung dan minta harga tanah tinggi, biasanya jalan ditutup dan menjadi terbengkelai bertahun-tahun karena ulah tadi. Nah atasi segera permasalahan ini dan mulailah membangun. Juga tertibkan segala thetek bengek yang merecoki trotoar, jalur kendaraan umum dan jalur kendaraan pribadi. Mulai tertibkan lalu lintas dan mobilisasi masyarakat umum di perkotaan seperti Jakarta atau Surabaya. Kal;au tidak mulai ditertibkan saat ini mau kapan lagi. Lihatlah jalan protocol di Jakarta saat jam berangkat atau pulang, anda akan menghela napas, hmm sangat semrawut dan melelahkan.

Pendidikan,,,,,,



Sujud syukur pantas aku sembahkan kepada sang Pencipta yang melimpahkan Rahmat dan anugerah tiada tara. Setelah melalui berbagai perjuangan nan berat, doa dan harapan maka anak saya berhasil lulus ujian nasional sebuah sekolah menengah. Rasa hati sempat dag dig dug menunggu hasil manakala melihat berbagai ujian tahun sebelumnya banyak yang gagal karena satu pelajaran nilainya jatuh meskipun dua lainnya sangat tinggi.

Fenomena ujian nasional cukup menyorot perhatian kita semua manakala upaya dan energi selama tiga tahun belajar hanya ditentukan oleh ujian tiga hari untuk tiga pelajaran. Sungguh dua keadaan yang cukup ekstrem dan begitu berbeda bahwa kerja keras tiga tahun hanya ditentukan oleh ujian tiga hari. Dampaknya disamping kegembiraan luar biasa bagi yang lulus juga kekecewaan hebat bagi yang tidak lulus dan harus mengulang satu tahun lagi. Kekecewaan ini apalagi menimpa anak-anak usia sekolah menengah atau usia antara 13 sampai 19 tahun yang justru merupakan periode labil dari pertumbuhan seorang anak. Bahkan ada diantaranya yang nekat melakukan bunuh diri karena begitu besarnya rasa kecewa ini. Pro dan kontra selama ini berlangsung alot dari pihak yang menentang , pihak yang pro maupun mereka yang netral. Dari pihak yang menentang berpendapat kurang lebih sebagaimana di atas ditambah belum seragamnya mutu sekolah dan perangkatnya secara nasional. Pihak penentang juga berpendapat sebaiknya unas hanya untuk mengukur rating suatu sekolah belaka, bukan penentu kelulusan. Bagi yang pro berargumen bahwa unas dibutuhkan guna standarisasi evaluasi pendidikan maupun upaya peningkatan mutu pendidikan nasional. Yang netral kurang lebih berpendapat diantara kedua kubu tersebut. Terlepas dari berbagai pendapat dan penilaian unas saya mencoba untuk berpikir positip tidak sebatas karena anak saya beruntung dan lulus, namun menghargai upaya pihak pengelola dunia pendidikan atau pemerintah atas terobosan unas tersebut. Anugerah berikutnya bagi keluarga adalah kebetulan anak saya juga diterima di sekolah menengah atas yang cukup baik karena lulusanya banyak yang diterima di universitas negeri. Begitu seriusnya dampak unas bagi siswa maupun orang tua maka hal ini menjadikan sebuah pembelajaran. Sebaiknya sedini mungkin kita sebagai orang tua harus selalu memperhatikan proses pendidikan anak-anak kita. Sejak awal sekolah sebaiknya terus dipantau perkembangannya. Bila nilai hariannya kurang orang tua wajib terlibat dan mencari tahu kenapa nilai kurang dan mencari solusi agar anak memperbaiki cara belajarnya. Demikian nilai ujian dan seterusnya. Diskusi dunia pendidikan memang luas dan tiada habisnya. Konon dunia pendidikan nasional kita terlamapu banyak jenis pelajaran, seolah setiap anak akan disiapkan menjadi sarjana atau doctor misalnya. Padahal dari hasil suatu sumber di Amerika sekalipun mereka yang beruntung bisa kuliah dan menyelesaikan sarjananya hanyalah sekitar 30 atau 40% saja (?). Sementara sisanya barangkali memilih atau terpaksa bekerja. Di Jepang mereka yang berhasil masuk tingkat universitas angkanya juga sekitar 20-an% namun pemerintah Jepang lebih siap mengelola mereka yang tidak kuliah yang berjumlah 80-an %. Konon mereka yang tembus dunia kuliah adalah setelah melewati semacam tes seleksi paling berat. Barangkali yang 20% ini disiapkan bagi bidang yang memang membutuhkan kualifikasi sarjana. Sementara yang tidak kuliah masuk dunia kerja atau kursus. Kita sebaiknya memperhatikan hal tersebut bahwa mereka yang tidak berkesempatan kuliah di kita justru jauh lebih besar lagi. Sehingga kenapa kurikulum sekolah sebaiknya lebih memikirkan mayoritas siswa yang hanya menamatkan sekolah menengah atas dan terjun ke dunia kerja.

Dahlia Kamboja,,,



Baiklah, semula pagi ini saya pengin ngetik beberapa pekerjaan. Namun tidak ada salahnya saya menuangkan sedikit hal yang cukup mengusik kalbu, ce ilee. Sering pertanyaan dilontarkan semacam siapakah saya, who am I. Kita semua barangkali begitu ahli dalam menilai dan menjudgement mereka atau siapapaun di luar kita. Ah si fulan orangnya egois ya, atau si falun orangnya sensitif dan seterusnya. Tidak terlepas missal media entertain kita pula yang begitu “peduli” dan senang mengorek sedalam mungkin kehidupan artis atau siapapun. Kadang kita ini munafik, mengaku memiliki tepo seliro tinggi namun tanpa henti kita menggunjing dan begitu puas memojokkan orang lain.

Kembali ke laptop, he he, aku juga manusia biasa yang punya banyak sekali kelemahan. Misalnya terhadap makhluk yang bernama wanita, he he sering aku harus lemah dan sungkan. Aku jujur bahwa aku juga menggagumi makhluk ini sebagaimana anda dan lainnya, he he. Dulu aku pernah mengajar di SD selama setahun, lalu mengajar SMP selama dua tahun dan kemudian SMA sekitar dua tahun juga. Sempet sih menggantikan rekan mengajar di sebuah institute namun tidak lama yaa karena kesibukan kantor dan seterusnya. Hmm selama mengajar tersebut baru aku makin menyadari bahwa aku sungkan dan kurang tegas bila berhadapan dan kaum hawa ini. Aku lebih berani mati-matian menghadapi mereka dari kaum Adam, he he kuno yaa - cape deh kata anak muda.

Lanjut,,,,kali ini singkatnya aku pengin menorehken tinta emas, eh maksudnya ketikan keyboard tentang seseorang. Aku tidak persis ingat kapan pertama kali bertemu dan kenal dia. Mungkin ketika di Bogor kali yaa, ketika itu aku ada training ISO di hotel Salak, depan kebun raya Bogor. Aku melihat dia, ceilee, dan dia ketika itu membantu penyelenggara dan membagikan amplop jatah dinas kita. Hmm dia sudah memakai kerudung lho. Yach itu hanyalah sepotong moment dan saya ngga yakin dia masih ingat hal ini. Time goes by dan roda berputar- apaan pula ya- lain waktu dia berada di gedung yang sama dengan aku. Masih tetap dan segalanya berjalan biasa tanpa peristiwa. Begitulah keseharian dijalanin bak air mengalir dan tanpa ada sesuatu. Yach namanya manusia biasa, pelan, lambat kok ada sesuatu tentang dia. Hmm memang dia itu baik dan saya melihat berpribadi kuat. Dia juga cekatan, rajin dan sikapnya baik pada semua orang. Pembaca budiman, maaf yaa, dia itu sudah berkeluarga dan memiliki anak. Dan sayapun juga, he he dasar laki-laki yaa. Sebentar deh, aku tidak berbuat apapun yang menyalahi hukum negara apalagi hukum Alloh. Kan banyak pepatah mengatakan semisal cinta tidak harus memiliki, mimpi perlambang bunga tidur dan lainnya. Nah ini, nggak tahu entah gimana ceritanya aku mengalami banyak kejadian, wuihh berlebihan kali yaa. Maksudnya hmm pada dasarnya ya tadi, segalanya biasa sekali, biasa seperti anda dengan rekan wanita anda, semuanya berjalan begitu saja. Mimpi itu datang dan tidak sekali, entah aku lupa berapa seringnya. Mimpi tentang dia hmm, masalahnya kita tidak bisa mengendalikan mimpi bukan. Ada banyak memori di otak dan bawah sadar kita dan ketika kita tidur muncul begitu saja. Hm mimpi bunga Dahlia Kamboja, mimpi yang membikin gundah, gulana, kangen, he he romantis yaa. Mimpi itu terus hadir dengan berbagai tampilan dan kejadian. Ya begitulah mimpi terus berjalan termasuk tadi malam. Aku merasakan mimpi yang lama sampai aku terbangun jam 04.30 WIB, mandi, sholat dan berangkat. Dalam perjalananpun aku banyak menghela napas, hmm si dia. Begitu ajaibnya mimpi yah bisa memporak porandakan kita, he he kayak rak piring saja. Pembaca itulah aku yang rupanya bermimpi telah memetik dahlia kamboja. Lagi-lagi maaf ini hanya mimpi ya, aku tidak pernah meminta atau mengarang dan hari sebelumnya semuanya biasa saja. Mimpi itu datang begitu saja mengalir dan terjadilah. Lantas buat apa aku ceritakan semua ini, hmm entahlah, yang jelas cerita ini bukan cerita ideal macam Romeo-Juliet, Sampek-Entai, Pangeran Charles-Lady atau sepasang remaja dimabuk asrama, eh kebalik yaa. Yaa memang gundah, gulana dan kangen, tapi ya untuk apa, Dia adalah seorang ratu keluarga ideal dan segalanya sudah sempurna, siapa mengusik akan dihujat dunia, dan dia sudah pada tempat dan takdirnya, akupun merasa demikian, aku berkeluarga memiliki anak dan sekuat tenaga menjadi bapak yang baik. Hanya tersisa satu hal, mimpi itu kenapa sering datang dan mengundang kangen, adakah dia juga bermimpi, entahlah,,,,sayup-sayup terdengar lagu “love of a life time”.

Google Earth !



Kita sering mendengar istilah globalisasi, borderless, dunia tanpa batas, dunia telanjang, dunia itu sempit dan seterusnya. Saat ini banyak eksekutif melakukan kegiatan di berbagai belahan dunia pada hari yang sama. Ada seorang seksekutif perusahaan harus meeting di tiga kota pada hari yang sama. Teknologi IT bisa saja menampilkan teleconference yakni kegiatan meeting satu orang di Chicago, satunya di Tokyo dan lainnya di Jakarta.

Tentunya dengan media ini bisa saja dilakukan meeting tersebut, hanya tetap ada kekurangannya. Maksud meeting di berbagai kota pada hari yang sama adalah pagi di Medan siang di Jakarta dan Sore di Surabaya. Semuanya dilakukan dengan naik pesawat terbang. Itulah kiprah dunia bisnis saat ini. Beberapa bulan terakhir kita bisa menikmati seolah kita melakukan perjalanan dari satu kota atau Negara menuju kota atau Negara berikutnya dimanapun yang kita hendaki. Yap ada yang disebut menu “google earth” yang memungkinkan kita mengakses berbagai kota di belahan manapun. Misalnya kita pengin melihat kota New York, maka google akan mengarahkan ke sana dan setelah streaming sempurna maka akan kelihatan landscape kota tersebut termasuk gedung, jalan, sungai, jembatan, dan bahkan mobil di jalan. Saya tidak tahu apakah ada yang real time, namun fasilitas google earth sudah memberikan petualangan baru. Atau kita ingin melihat Harvard University yang kesohor itu maka google akan menampilkan sampai mobil yang diparkir di halaman gedung. Semalam saya coba telusuri rumah kakek saya yang sekian tahun tidak berkunjung. Hmm benar-benar ditunjukan jalan, pohon, rumah, sungai, halaman rumah semuanya lengkap. Sungguh hebat dan mengesankan teknologi satelit ini. Pada brand-nya sih ditulis teknologi Eropa dan image Nasa tahun 2007. Hmm Nasa, kita jadi berpikir ketika Amerika Serikat menuduh Irak menyimpan senjata berbahaya, atau menuduh Korea Utara mengembangkan senjata nuklir atau mengatakan teroris anu di Negara anu. Bila dihubungkan dengan teknologi satelit yang dimiliki Amerika bukankah segalanya bisa saja tidak salah. Bagaimana kecanggihan satelit bisa melihat dan mentarnsfer real time kejadian di belahan dunia lain. Bila dunia telekomunikasi sudah bisa menyajikan video streaming yang memperlihatkan kondisi lalu lintas di perempatan semanggi secara real time dan ini masih terbilang sederhana karena bisa saja hanya menggunakan relay radio dan BTS. Bagaimana pula kemampuan satelit meneropong berbagai tempat di belahan dunia, tidakkah lebih hebat dan canggih. Saya coba tampilkan landscape kampus UGM Yogyakarta hasil olahan Google !

Hmm Funny,



Suatu malam pulang kerja, capek dan bete, rute harian dilalui tanpa makna yang berarti, he he. Sampai akhirnya masuk tol kuningan dan sambil ngantre lihat mobil depan kaca belakangnya ada sticker bertuliskan “ Just follow me, I have GPS inside” ha ha ha lucu sekali. Sejak kapan Jakarta mengenal GPS mobil. Memang ada beberapa antenna dipasang di satu dua lampu merah namun masih sebatas kepentingan media belaka dan dilaporkan sehari sekali dua kali atau kadang tidak sama sekali. Yang lucu banyak mobil built up yang didalamnya terpasang perangkat GPS, malah ada yang tulisannya kanji segala, namun semuanya tidak bisa difungsikan karena hardware dan infrastrukturnya belum ada.

Itulah kita, atau tepatnya Jakarta yang konon kota megapolitan namun dengan fasilitas seadanya. Ibukota Negara dengan service level barangkali setara kota kecil di Negara lainnya. Baru saja tadi saya melakukan kunjungan ke Tanjung Barat dan hujan deras turun sekitar satu jam. Hebatnya lagi semua jalan langsung tergenang air dan terjadi kemacetan dimana-mana, khas Jakarta. Itulah Jakarta, ibukota dengan drainase amburadul dan rentan banjir. Hujan sedikit jalanan tergenang dan mobilnya merayap kayak prangko, ehh kayak semut,,, Lain kali ada kunjungan tamu penting dari luar negeri. Sang penyambut awalnya dengan bangga menyambut kedatangan sang tamu. Dengan mobil mewahnya dipersilakan tamu masuk kendaraan dan wuss mobil meluncur mulus meninggalkan bandara. Eeee baru belasan menit dari bandara terlihat sepanjang jalan rumah kumuh nan semrawut. Apa mau dikata, tanpa daya rasa malu-pun menjadi hidangan sang tamu. Itulah Jakarta, ibukota dengan sekian banyak rumah liar, semrawut, kaki lima, kopaja, bajaj dan segala hal yang nampaknya kurang pas untuk megapolitan berlabel ibukota Negara besar. Yang lebih konyol dan seringkali penulis kemukakan adalah kurangnya taman kota, ruang public, trotoar buat pejalan kaki dan tumplek bleknya satu jalan sekaligus buat pejalan kaki, gerobag, metromini, motor, mobil pribadi, bus dan semua sarana transportasi. Sungguh suatu keadaan yang begitu semrawut, melelahkan dan tentunya memprihatinkan. Begitu ironis untuk pengelolaan sebuah ibukota Negara. Sementara kota lainnya sudah menikmati subway, mass rapid transport nyaman nan cepat, perlombaan membangun sarana umum, taman kota, ruang public, memanjakan pejalan kaki, drainase canggih, kebersihan dan berbagai fasilitas yang mengutamakan kepentingan umum, Jakarta bagaikan bapak tua yang makin rapuh, jelek, kotor, perlahan lumpuh dan tinggal menunggu waktu untuk ambruk. Maaf ya, bukannya asal ngomong namun kalau sekiranya hal ini tidak tepat tolong bisa dibantah apakah keadaan yang digambarkan memang mengada-ada atau apa adanya. Toh apa pula untungnya berpendapat pedas kecuali memang keadaan seperti itu. Boleh dong beda, iya nggak. Barangkali ada pendapat lain yang selalu optimis, mengatakan kita harus bangga-lah, kita masih mendinglah, jangan hanya bisa omong tapi nggak bisa berbuat dan seterusnya. Semuanya bebas dan sah saja yaa, termasuk komentar dan pendapat tentang Jakarta sebagaimana gambaran di atas.
Diberdayakan oleh Blogger.

Arsip Blog